Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Teori Belajar Menurut Ilmu Jiwa Gestalt

Teori Belajar Menurut Ilmu Jiwa Gestalt

oleh: Priasukses     Pengarang : edipurwanto
ª
 

Teori ini berpandangan bahwa keseluruhan lebih penting dari
bagian-bagian. Sebab keberadaan bagian-bagian tertentu didahului
oleh keseluruhan. Dalam belajar, menurut teori Gestalt, yang
terpenting adalah penyesuaian pertama, yaitu mendapatkan respon
atau tanggapan yang tepat. Belajar yang terpenting bukan mengurangi
hal-hal yang harus dipelajari, tetapi mengerti atau memperoleh insight
(pengertian).
Prinsip-prinsip belajar menurut teori Gestalt.
 Belajar merupakan keseluruhan.
 Belajar adalah suatu proses perkembangan.
 Anak didik sebagai organisme keseluruhan.
 Terjadi transfer.
 Belajar adalah reorganisme pengalaman.
 Belajar harus dengan insight.
 Belajar lebih berhasil bila berhubungan dengan minat, keinginan
dan tujuan.
 Belajar berlangsung terus-menerus.
4) Teori Belajar Menurut Ilmu jiwa Asosiasi.
Teori Asosiasi disebut juga teori sarbond. Sarbond singkatan
dari Stimulus, Respons, dan bond. Stimulus berarti rangsangan,
respons berarti tanggapan,dan bond erarti dihubungkan. Rangsangan
diciptakan untuk memunculkan tanggapan kemudian dihubungkan
antara keduanya dan terjadilah asosiasi. Teori asosiasi berperinsi
b a h w a  k e s e l u r u h a n  i t u  s e b e n a r n y a  t e r d  i r i  d a r i  p e n j u m l a h a n   b a g i a n b a g i a n 
atau unsur-unsurnya.
Diterbitkan di: 23 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    teori asosiasi gestalt apa? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.