Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Ilmu ekonomi positif versus ilmu ekonomi Normatif

Ilmu ekonomi positif versus ilmu ekonomi Normatif

oleh: abrahamishaq     Pengarang : Drs. Cholid Narbuko Drs. H. Abu Achmadi
ª
 
Ilmu Ekonomi Normatif Versus Positif

Salah satu hal pokok untuk membedakan dengan jelas dalam ilmu pengetahuan seperti halnya ilmu ekonomi adalah antara pertimbangan nilai dan pernyataan factual. Di sini kita bedakan secara jelas antara ilmu ekonomi positif dan ilmu ekonomi normative.
Ilmu ekonomi Positif membahas deskripsi mengenai fakta, situasi, dan hubungan yang terjadi dalam ekonomi. Misalnya saja, berapakah tingkat pengangguran hari ini ? bagaimana tingkat pengangguran yang tinggi dapat mempengaruhi tingkat inflasi? Bagaimana prosesnya sehingga pajak bahan bakar dapat mempengaruhi tingkat penggunaan bahan bakar tersebut? Contoh pertanyaan seperti itu dapat dijawab hanya dengan mengacu pada fakta-fakta. Terkadang pertanyaan bisa mudah atau sangat rumit, tapi semuanya itu termasuk dalam bidang ilmu ekonomi positif.
Ilmu ekonomi Normatif membahas tentang pertimbangan etika dan nilai, seperti misalnya: sampai berapa jauhkah inflasi dapat diterima? Haruskah system perpajakan diarahkan pada kaidah mengambil dari yang kaya untuk menolong yang miskin? Anggaran biaya pertahanan Negara harusnya naik 3% atau 5% atau 10% pertahun? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu banyak mengundang pertimbangan etika dan moral. Orang bisa berdebat berlarut-larut mengenai hal-hal itu, karena hal tersebut memang tidak akan dapat dipecahkan melalui lmu pengetahuan atau menunggu fakta. Tidak aka nada jawaban sederhana yang mengatakan benar atau salah mengenai tingkat inflasi yang seharusnya, derajat kemiskinan yang wajar, atau berapa besar anggaran pertahanan yang diperlukan. Semua masalah ini dipecahkan melalui proses politis.

Diterbitkan di: 28 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan apa saja contoh pernyataan positive dan normative ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pajak warisan hendaknya di cabut karena tidak adil itu merupakan analisis ekonomi positif apa ekonomi normatif? dan apa alasannya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    brita ekonomi tahun 2012 Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan beberapa teori tentang laba? dan apa perbedaan antara ekonomi positif dan normative? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ekonomi positif adalah ekonomi yang berdasarkan kenyataan atau fakta yang terjadi dimasyarakat,, sedangkan pernyataan normatif adalah pernyataan yang ditandai dengan kata "harus" atau pernyataan yang akan terjadi dari dampak yang dilakukan oleh seseeorang. 20 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan antara ekonomi positif dan normative? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimanakah contoh atau gambaran dari masing-masing pembagian ilmu ekonomi tersebut di Indonesia Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mana yang lebih penting antara ekonomika positif dan konomika normative? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.