Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Apa SICH POLIGAMI ITU???

Apa SICH POLIGAMI ITU???

oleh: Yakussa    
ª
 
GIMANA SICH POLIGAMI ITU???

Sebenarnya sistim poligami sudah meluas berlaku pada banyak bangsa sebelum islam sendiri datang, diantara bangsa-bangsa yang menjalankan poligami, yaitu: ibrani, arab jahiliyyah, dan cisilia, yang kemudian melahirkan sebagian besar penduduk yangmenghuni Negara-negara; rusia, litunia, polandia, cekoslowakia dan yogoslowakia, dan sebagian dari orang-oramg jerman dan saxon yang melahirkan sebagian besar penduduk yang menghuni Negara-negara; jerman, swiss, belgia, belanda, denmark, swedia, norwegia dan inggris.
Dan tidak benar, jika dikatakan bahwa islamlah yang mula-mula membawa sistem poligami. Sebenarnya system poligami ini hingga dewasa ni masih tetap tersebar pada beberapa bangsa yang tidak beragama islam, seperti: orang-orang asli afrika, hindu hindia, cina dan jepang. Juga tidak benar, jika dikatakan bahwa system ini hanya beredar dikalangan bangsa-bangsa yang beragama islam saja.
Sebenarnya bahwa agama Kristen tidaklah melarang polgami, sebab didalam injil tidak ada satu ayatpun dengan tegas melarang hal ini

Pengertian poligami dan hukumnya

Poligami artinya seorang laki-laki yang mempunyai istri lebih dari istriku.
Islam membolehkan poligami, tetapi membatasi jumlahnya tidak lebih dari empat dan dengan syarat harus berkaku adil, kalau sekiranya khawatir tidak dapat berlaku adil maka hanya satu istrisaja, yang disebut monogamy. Sebenarnya berlaku adil itu sangat berat dan hampir-hampir manusia tidak dapat melakukanya. Karenanya kebolehanya poligami dalam islam hendaknya dipahami bukan kebolehanya yang bebes untuk setiap orang yang menghendakinya., melainkan hanya sebagai jalan keluar saja. Disampng itu islam tidak menutup rapat manusia untuk melakukan poligami, apabila diperlukan secara syah dan bertanggung jawab, bukan sembunyi-sembunyi, seperti memelihara gundik dan memenuhi kebutuhan seksualnya dengan wanita tuna susila.

Syarat Kebolehan Berpoligami
Islam membolehkan poligami hanya dengan syarat dapat berlaku adil dan terpelihara dari curang yang merusakkan rumah tangga. Seterusnya terpelihara dari mencerai beraikan anak dan terpelihara pula dari hidup dendam kusumat antara para istri. Maka ketika dikhawatiri kecurangan,istimewa dikala diyakini kecurangan, islam tidak membolehkan berpoligami.
Dan apabila seseorang memperhatikan tuntutan-tuntutan syara’ dalam hal menegakkan keadilan antara para istri nyatalah bahwa sukar sekali didapati orang yang sanggup menegakkan keadilan itu dengan sewajarnya.
Kebanyakan orang sekarang, membanyakkan istrinya hanya untuk melepaskan syahwat dan memperoleh kelezatan sekejap dengan tidak memikirkan kerusakan-kerusakan yang terjadi karenanya

Sebab-Sebab Kebolehan Berpoligami
a. Apabila istri yang telah ada, umpamanya istri tidak bisa memberikan keturunan,istri telah melewati masa kemungkinan mengandung, atau sang istri mengidap penyakit yang menghalangi sang suami melepaskan hajatnya.
b. Apabila jumlah wanita telah jauh lebih banyak dari bilangan kaum lelaki.
Walaupun terdapat dalam poligami dua tiga macam keburukan, namun berpoligami itu jauh lebih baik dari membuat perhubungan secara perzinaan
Pembatasan Poligami

Diterangkan dalan Q.S an-nisa’: 3

Artinya: dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bila mana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. tetapi jika jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil, maka (nikahilah) seseorang saja, atau hamba sahaya perempuan yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat agar kamu tidak berbuat zina. (q.s. an-nisa’: 3).

Kewajiban Berbuat Adil kepada Sesama Istri

Allah membolehkan poligami dengan batas sampai empat orang dan mewajibkan berlaku adil kepada mereka dalam urusan makan, tempat tinggal, pakaian dan kediaman, atau segala yang bersifat kebendaan tanpa membedakan antara istri yang kaya dengan istri yang fakir, yang berasal dari keturunan tinggi dengan yang bawah. Bila suami khawatir berbuat dzalim dan tidak dapat memenuhi hak-hak mereka semua, maka diharamkan berpoligami. Bila yang sanggup dipenuhi hanya tiga orang istri, maka haramlah baginya kawin dengan empat perempuan. Jika ia hanya sanggup memenuhi hak dua orang istri, maka haram baginya kawin dengan tiga perempuan. Begitu pula kalau dia khawatir akan berbuat dzalim kalau kawin dua orang perempuan, maka haram baginya melakukanya, karena itu Allah berfirman dalam surat An-nisa’: 129

Diterbitkan di: 24 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.