Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Sejarah Golongan Ahmadiyah

Sejarah Golongan Ahmadiyah

oleh: Yakussa    
ª
 
Sejarah Golongan Ahmadiyah

Ahmadiyah merupakan golongan terbaru dalam Islam. Pendirinya adalah Mirza Ghulam Ahmad al Qadiani yang meninggal pada tahun 1908. Sebelum kematiannya mereka meminta untuk didaftarkan sebagai golongan Muhamadan tersendiri di India Mereka sukses luar biasa dalam menyebarkan ajarannya, mereka memperoleh ribuan muallaf di Asia tenggara dan Afrika, dan keyakinan mereka bahwa saat ini mereka memiliki jutaan pengikut mungkin tidak berlebihan.
Setelah kematian anak laki-laki Ahmad, Kamal al Din dan Muhammad Ali meningalkan majlis orang tuanya dan membentuk kelompok Lahore, meninggalkan kaum Ahmadiyah asli dengan nama Qardianis. Perselisihan terjadi dalam hal yang penting yaitu tentang status pendiri Ahmad, bagi penganut Qardianis dia adalah Nabi sedangkan menurut orang-orang yang melepaskan diri dia hanya seorang pembaharu, orang-orang yang melepaskan diri memelihara masjid aslinya di Woking, sementara Qardianis mempunyai masjid sendiri di London.
Doktrin-doktirn khusus kaum Qardianis adalah:
1. Tidak ada pertentangan dalam Al Qur’an atau Al Qur’an tidak juga bisa dibatalkan atau dicabut. Jika suatu pertentangan muncul menjadi tidak konsisten dengan lainnya, itu disebabkan karena salah penafsiran.
2. Jihad atau perang suci diabaikan dan kekerasan dalam agama ditinggalkan.
3. Untuk mengatakan bahwa Muhamad adalah Nabi terakhir tidak berarti bahwa dialah yang terakhir diantara para nabi. Akhir adalah sebuah tanda dan dia mewujudkan sempurnanya kenabian, tetapi nabi atau rosul bisa muncul setelah dia sepeti nabi-nabi orang Yahudi setelah moses.
4. Jesus meningal seperti istirahatnya para nabi dan secara jasmani dia tidak masuk surga.
5. Neraka tidak kekal
6. Kemurtadan tidak bisa dihukum dengan kematian
7. Hal-hal baru dalam praktek keagamaan adalah salah atau tidak dibenarkan. Ibadah orang-orang suci adalah pelanggaran terhadap hak istimewa Tuhan.
8. Ijma’atau persetujuan katolik (cf. P. 100) umumnya terbatas pada sahabat nabi.
9. Wahyu akan selalu meninggalkan hak bagi orang mukmin sejati.
10. Percaya pada Mirza Ghulam Ahmad al Qadiani sebagai Messiah Mahdi merupakan pelengkap iman. Iman tidak sempurna tanpa kepercayaan itu.
11. Semangat dalam beragama lebih penting dari hukum. Ahmadi tidak masuk ke dalam mazhab tertentu atau sekolah hukum
12. Ulama pada masa pertengahan tidak harus diikuti dalam hal menafsirkan Qur’an dan hadits.
Sebenarnya point ke 3, 4 dan 10 adalah haram bagi muslim ortodoks dan pada lebih dari satu kesempatan, sejumlah orang-orang Ahmadiyah telah dibunuh. Orang-orang akan terkejut jika mempelajari bahwa kuburan Jesus bisa dilihat dari Srinagar. Diyakini bahwa bukti tentang kuburannya itu tidak dapat dibantah. Memang begitu karena hal itu adalah khayal saja.

Diterbitkan di: 24 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    knpa hrus muncul aliran Ahmadiyah?? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. EVA MAULIDDIA

    AHMADIYAH

    APA SEBENARNYA GOLONGAN AHMADIYAH INI KENAPA MESTI ADA GOLONGAN LAIN DALAM ISLAM #MIRIS BANGET

    0 Nilai 20 Mei 2012
X

.