Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Karakteristik Cara belajar Orang Dewasa

Karakteristik Cara belajar Orang Dewasa

oleh: thiarong     Pengarang : Dr. H. Achmad S. Ruky
ª
 
Para pakar pendidikan dan pelatihan berpendapat bahwa cara belajar orang dewasa berbeda dengan cara belajar anak-anak. Perbedaan ini harus sangat diperhatikan dalam mengembangkan dan merancang program pelatihan untuk orang dewasa. Prisip-prinsip belajar orang dewasa pada dasarnya berbeda dengan prinsip-prinsip belajar anak-anak dalam aspek-aspek sbb:
1. Konsep diri. Salah satu perbedaan utama anatar anak-anak dan orang dewasa dalam belajar adalah bahwa anak-anak masih merasa diri mereka sebagai dependent, yaitu tergantug pada orang tua dan guru.Sebaliknya orang dewasa akan merasa tersinggung apabila diperlakukan sebagai murid dengan cara yang kurang menghargai, merendahkan, atau cara lain yang menyamakan dia seperti anak-anak.
2. Pengalaman. Orang dewasa telah mengumpulkan pengalaman yang cukup banyak dalam hidup mereka, baik dari pekerjaan maupun dari kegiatan lain. Dengan demikian mereka mampu juga menentukan apa yang harus diajarkan dan dalam bentuk atau format seperti apa.
3. Kesiapan untuk belajar. Dalam pendidikan anak-anak, guru atau sekolah menentukan apa yang harus diajarkan pada murid baik dalah hal isi maupun urutannya. Dalam kasus orang dewasa, mereka juga dapat memilih apa yang masih mereka butuhkan dan bagaimana seharusnya urutan belajarnya. Dalam situasi ini, pelatih harus memposisikan dirinya sebagai "nara sumber" yang membantu peserta dewasa untuk melakukan diagnosa kebutuhan mereka sendiri.
4. Perpestik Waktu. Dalam pendidikan anak, murid diharapkan untuk dapat menyimpan "informasi" sebanyak mungkin yang akan digunakan "pada suatu hari nanti" yang mungkin dua belas sampai limabelas tahun lagi. Sebaliknya orang dewasa lebih tertarik untuk memperoleh hal-hal baru yang bisa diterapkan segera, baik untuk memecahkan masalah maupun untuk meningkatkan kinerja sendiri.

Diterbitkan di: 21 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.