Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Konsep Kepemimpinan Menurut Ki Hajar Dewantara

Konsep Kepemimpinan Menurut Ki Hajar Dewantara

oleh: sangbahagia    
ª
 
seorang pemimpinan adalah motor penggerak yang
senantiasa mempengaruhi, mendorong dan mengarahkan orang-orang yang
dipimpinnya supaya mereka mau bekerja dengan penuh semangat dan
kepercayaan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan organisasi. Oleh karena itu
pemimpin seharusnya dapat memandu, menuntun, membimbing, memberi atau
membangun motivasi kerja, mengemudikan organisasi, menjalin jaringan
komunikasi yang lebih baik, sehingga mampu membawa para bawahan untuk
mencapai tujuan yang direncanakan. Menurut Kartono dalam (Anwar, 2003: 67)
menyatakan bahwa pada setiap kepemimpinan minimal mencakup tiga unsur,
yakni: 1) ada seorang pemimpin yang memimpin, mempengaruhi, dan
memberikan bimbingan, 2) ada bawahan yang dikendalikan, 3) ada tujuan yang
diperjuangkan melalui serangkaian kegiatan.
Menurut Ki Hajar Dewantara (dalam Moeljono.2003:54) menyatakan
bahwa konsep kepemimpinan sebagai berikut: ing ngarsa sung tuladha, ing
madya mangun karsa, tut wuri handayani. Maksudnya, seorang pemimpin
hendaknya dapat membentuk, memperhatikan, memelihara, dan menjaga
kehendak dan keperluan atasan kepada bawahan dengan baik, mampu bekerja
sama, mencapai tujuan bersama (keberhasilan tim). Jadi kepemimpinan dalam
pengambilan keputusan merupakan proses mengubah sikap dan perilaku
seseorang atau sekelompok orang baik secara langsung maupun tidak langsung,
sehingga terjadi peningkatan dan produktivitas kerjanya lebih baik dan ada
peningkatan.
Diterbitkan di: 15 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Mohon informasi judul buku dari Kartono dan Moeljono yang jadi acuan tulisan ini. Terima kasih Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.