Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Hakikat Bahasa Indonesia

Hakikat Bahasa Indonesia

oleh: Zamroni     Pengarang : M. Zamroni
ª
 
Manusia adalah makhluk sosial, sehingga manusia perlu berinteraksi dengan manusia yang lainnya. Pada saat manusia membutuhkan eksistensinya diakui, maka interaksi itu terasa semakin penting. Kegiatan berinteraksi ini membutuhkan alat, sarana atau media, yaitu bahasa. Sejak saat itulah bahasa menjadi alat, sarana atau media.
Terkadang kita berada di tengah-tengah suatu lingkungan masyarakat yang menggunakan suatu bahasa yang tidak kita pahami sama sekali, serta mendengar percakapan antar penutur-penutur bahasa itu, maka kita mendapat kesan bahwa apa yang merangsang alat pendengar kita itu merupakan suatu arus bunyi yang di sana-sini diselingi perhentian sebentar atau lama menurut kebutuhan dari penuturnya. Bila percakapan itu terjadi antara dua orang atau lebih, akan tampak pada kita bahwa sesudah seorang menyelesaikan arus-bunyinya itu, maka yang lain akan mengadakan reaksi. Reaksinya dapat berupa: mengeluarkan lagi arus-bunyi yang tak dapat kita pahami itu, atau melakukan suatu tindakan tertentu.
Dengan demikian, bentuk dasar bahasa adalah ujaran. Santoso, dkk. (2004:1.2) mengatakan bahwa ujaranlah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Dengan ujaran inilah manusia mengungkapkan hal yang nyata atau tidak, yang berwujud maupun yang kasat mata, situasi dan kondisi yang lampau, kini, maupun yang akan datang. Terkait dengan itu, Keraf (1986) mengatakan bahwa apa yang dalam pengertian kita sehari-hari disebut bahasa itu meliputi dua bidang yaitu: bunyi yang dihasilkan oleh alat-alat ucap dan arti atau makna yang tersirat dalam arus bunyi tadi; bunyi itu merupakan getaran yang bersifat fisik yang merangsang alat pendengar kita, serta arti atau makna adalah isi yang terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan adanya reaksi itu. Untuk selanjutnya arus bunyi itu kita namakan arus-ujaran.
Namun perlu diingat bahwa tidak semua ujaran atau bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia itu dapat dikatakan bahasa. Ujaran manusia dapat dikatakan sebagai bahasa apabila ujaran tersebut mengandung makna, atau apabila dua orang manusia atau lebih menetapkan bahwa seperangkat bunyi itu memiliki arti yang serupa. Oleh karena itu, menurut Keraf (1986) bahwa apakah setiap ujaran itu mengandung makna atau tidak, haruslah ditilik dari konvensi suatu kelompok masyarakat tertentu. Setiap kelompok masyarakat bahasa, baik kecil maupun besar, secara konvensional telah sepakat bahwa setiap struktur bunyi ujaran tertentu akan mempunyai arti tertentu pula. Konvensi-Konvensi masyarakat itu akhirnya menghasilkan bermacam-macam satuan struktur bunyi yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Kesatuan-kesatuan arus-ujaran tadi yang mengandung suatu makna tertentu secara bersama-sama membentuk perbendaharaan kata dari suatu masyarakat bahasa.
Perbendaharaan kata-kata itu belum berfungsi apa-apa bila belum ditempatkan dalam suatu arus ujaran untuk mengadakan inter-relasi antar anggota-anggota masyarakat. Jika tidak, perbendaharaan kata-kata itu masih merupakan barang mati. Belum hidup. Penyusunan kata itupun harus mengikuti suatu kaidah tertentu. Bila diucapkan atau dilisankan akan diiringi dengan gelombang ujaran yang temponya cepat atau lambat, tekanan keras atau lembut, tinggi rendah dan lafal yang tertentu.
Diterbitkan di: 12 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    JELASKAN BAGAIMANA HAKIKAT BAHASA INDONESIA MEMENGARUHI KEPRIBADIAN DAN PERILAKU PEMAKAINYA Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2132278-hakikat-bahasa-indonesia/#ixzz2w5XH0SDP Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    JELASKAN BAGAIMANA HAKIKAT BAHASA INDONESIA MEMENGARUHI KEPRIBADIAN DAN PERILAKU PEMAKAINYA Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan bagaimana hakikat bahasa indonesia mempengaruhi kepribadian dan perilaku pemakainya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan bagaimana hakikat bahasa indonesia mempengaruhi kepribadian perilaku pemakainya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan,bagaimana hakikat bahasa indonesia mempengaruhi kepribadian dan prilaku pemakainya...? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan,bagaimana hakikat bahasa indonesia mempengaruhi kepribadian dan perilaku pemakainya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana hakikat bahasa indonesia memengaruhi kepribadian dan perilaku pemakainya ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan tentag hakekat berbahasa Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang di maksud dengan hakikat bahasa Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan,bagaimana hakikat bahasa indonesia memengaruhi kepribadian dan perilaku pemakainya. Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.