Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

oleh: RizqiLancar     Pengarang : yunia iswandari
ª
 
Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam Kurikulum Berbasis
Kompetensi (KBK) bidang studi Geografi kelas X meteri pokok Litosfer
Tahap-tahap pembelajaran di dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi yaitu
sebagai berikut :
a. Kegiatan awal pembelajaran
Kegiatan awal pembelajaran, yaitu memberikan motivasi kepada siswa
dengan cara menggali pengetahuan awal siswa tentang topik yang sedang dibahas.
Secara konkrit, cara ini dapat berupa demonstrasi yang dilakukan guru atau dengan
melibatkan siswa untuk menunjukan fenomena alam. Cara lain yaitu dengan
memberikan ilustrasi atau gambaran fenomena nyata yang mungkin pernah dialami
siswa. Langkah akhir pada tahap ini adalah memunculkan pertanyaan yang berkaitan
dengan demonstrasi atau ilustrasi yng telah dilakukan mengarah pada tujuan
pembelajaran.
b. Kegiatan inti pembelajaran
Kegiatan inti pembelajaran, yaitu penegasan konsep yang dilakukan oleh
guru. Penghargaan guru terhadap temuan siswa merupakan kunci motivasi agar siswa
terfokus terhadap apa yang sedang dibahas. Penegasan-penegasan guru memegang
peranan penting untuk meyakinkan siswa terhadap hasil pengamatannya. c. Penutup Pembelajaran
Penutup pembelajaran, yaitu pengembangan. Pada tahap ini guru dapat
memberikan pengembangan terhadap konsep yang telah dipahami siswa atau nilainilai
yang telah dipelajari siswa. Pengembangan dapat berupa aplikasi konsep yang
dikaitkan dengan alternatif pemecahan masalah kehidupan sehari-hari, evaluasi
sebagai balikan atau dapat juga pemberian tugas.
Dengan mengacu dari beberapa sumber, maka pelaksanaan pembelajaran di
dalam materi pokok Litosfer ini tidak terlepas dari beberapa faktor yang ada di dalam
proses pembelajarannya, faktor-faktor tersebut antara lain :
a. Penggunaan metode pengajaran
Untuk menciptakan situasi belajar mengajar dari guru mengajar membuat
siswa belajar, salah satu caranya yaitu dengan menggunakan metode mengajar yang
tepat untuk topik sajian. Hal ini dimaksudkan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam mencapai tujuan pengajaran,guru menggunakan beberapa alat bantu
dan metode pengajaran. Metode pengajaran adalah suatu cara yang dipergunakan
guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya
pengajaran. Oleh karenanya metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat
menumbuhkan kegiatan belajar.
Untuk itu guru dituntut kejelian dan ketrampilan memiliki metode mengajar
yang tepat. Sebagai guru tentunya akan menggunakan metode yang dapat mengarah
kepada keaktifan siswa dalam proses belajar, baik aktivitas fisik maupun aktivitas mental. Dalam prakteknya metode mengajar tidak dipergunakan sendiri-sendiri tetapi
merupakan kombinasi dari beberapa metode mengajar.
Syarat-syarat pemilihan metode mengajar menurut Depdikbud (1981: 250)
adalah sebagai berikut :
1) Metode itu harus sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.
2) Sesuai dengan siswa yang menerima pelajaran.
3) Sesuai dengan alat dan fasilitas yang tersedia.
4) Sesuai dengan kemampuan guru mengajar, sesuai dengan situasi mengajar
dan belajar.
Metode yang sebaiknya digunakan dalam kegiatan belajar mengajar Geografi
kelas X materi pokok Litosfer di tingkat SMA selain ceramah dan Tanya jawab
adalah :
1) Diskusi, merupakan metode yang memberikan suatu pengetahuan dan
pengalaman dengan melalui tukar pendapat.
2) Demonstrasi, merupakan metode yang memberikan ketrampilan kepada
siswa untuk melakukan suatu proses atau percobaan dengan
mengkomunikasikan hasil dari proes percobaan tersebut.
3) Karyawisata, merupakan cara penggunaan bahan pelajaran oleh siswa
melalui pengamatan suatu objek secara langsung.
b. Pendayagunaan media instruksional
Sesuatu dapat dikatakan sebagai media pembelajaran jika media tersebut
digunakan untuk menyalurkan atau menyampaikan pesan dengan tujuan-tujuan
pendidikan atau pembelajaran.
Diterbitkan di: 02 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.