Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Sifat-Sifat Kepemimpinan

Sifat-Sifat Kepemimpinan

oleh: Aamprogresif     Pengarang : Mutamimah Retno Utami
ª
 

Upaya untuk menilai sukses tidaknya pemimpin itu dilakukan antara lain
dengan mengamati dan mencatat sifat-sifat dan kualitas atau mutu perilakunya,
yang dipakai sebagai kriteria untuk menilai kepemimpinannya. Usaha-usaha yang
sistematis tersebut membuahkan teori sifat atau kesifatan dari kepemimpinan.
Teori kesifatan atau sifat dikemukakan oleh beberapa ahli.
Dalam Handoko (1995: 297) Edwin Ghiselli mengemukakan teori mereka
tentang teori kesifatan atau sifat kepemimpinan. Edwin Ghiselli mengemukakan 6
(enam) sifat kepemimpinan yaitu :
1) Kemampuan dalam kedudukannya sebagai pengawas (supervisory ability)
atau pelaksana fungsi-fungsi dasar manajemen.
2) Kebutuhan akan prestasi dalam pekerjaan, mencakup pencarian tanggung
jawab dan keinginan sukses
3) Kecerdasan, mencakup kebijakan, pemikiran kreatif, dan daya pikir
4) Ketegasan, atau kemampuan untuk membuat keputusan-keputusan dan
memecahkan masalah-masalah dengan cakap dan tepat.
18
5) Kepercayaan diri, atau pandangan terhadap dirinya sehingga mampu untuk
menghadapi masalah.
6) Inisiatif, atau kemampuan untuk bertindak tidak tergantung, mengembangkan
serangkaian kegiatan dan menemukan cara-cara baru atau inofasi.
Berbagai teori kesifatan juga dikemukakan oleh Ordway Tead dan George R.
Terry dalam Kartono (1992: 37). Teori kesifatan menurut Ordway Tead adalah
sebagai berikut:
1) Energi jasmaniah dan mental
Yaitu mempunyai daya tahan, keuletan, kekuatan baik jasmani maupun
mental untuk mengatasi semua permasalahan.
2) Kesadaran akan tujuan dan arah
Mengetahui arah yang akan dituju dari pekerjaan yang akan dilaksanakan,
serta yakin akan manfaatnya.
3) Antusiasme
Pekerjaan yang dilakukan mempunyai tujuan yang bernilai, menyenangkan,
memberikan sukses, dan dapat membangkitkan semangat serta antusiasme
bagi pimpinan maupun bawahan
4) Keramahan dan kecintaan
Kasih sayang dan dedikasi pemimpin bisa memotivasi bawahan untuk
melakukan perbuatan yang menyenangkan bagi semua pihak, sehingga
pemimpin dapat mengarahkan untuk mencapai tujuan.
5) Integritas
Pemimpin harus bersikap terbuka; merasa utuh bersatu, sejiwa dan seperasaan
dengan anak buah sehingga bawahan menjadi lebih percaya dan hormat.
19
6) Penguasaan teknis
Setiap pemimpin harus menguasai satu atau beberapa kemahiran teknis agar ia
mempunyai kewibawaan dan kekuasaan untuk memimpin.
7) Ketegasan dalam mengambil keputusan
Pemimpin yang berhasil pasti dapat mengambil keputusan secara cepat, tegas
dan tepat sebagai hasil dari kearifan dan pengalamannya.
8) Kecerdasan
Orang yang cerdas akan mampu mengatasi masalah dalam waktu yang lebih
cepat dan cara yang lebih efektif.
9) Keterampilan mengajar
Pemimpin yang baik adalah seorang guru yang mampu menuntun, mendidik,
mengarahkan, mendorong, dan menggerakkan anak buahnya untuk berbuat
sesuatu.
10) Kepercayaan
Keberhasilan kepemimpinan pada umumnya selalu didukung oleh
kepercayaan anak buahnya, yaitu percaya bahwa pemimpin bersama-sama
dengan anggota berjuang untuk mencapai tujuan.
Teori Kesifatan menurut George R. Terry adalah sebagai berikut:
1) Kekuatan
Kekuatan badaniah dan rokhaniah merupakan syarat yang pokok bagi
pemimpin sehingga ia mempunyai daya tahan untuk menghadapi berbagai
rintangan.
2) Stabilitas emosi
Pemimpin dengan emosi yang stabil akan menunjang pencapaian lingkungan
sosial yang rukun, damai, dan harmonis.
20
3) Pengetahuan tentang relasi insani
Pemimpin diharapkan memiliki pengetahuan tentag sifat, watak, dan perilaku
bawahan agar ia bisa menilai kelebihan dan kelemahan bawahan yang
disesuaikan dengan tugas-tugas yang akan diberikan kepadanya.
4) Kejujuran
Pemimpin yang baik harus mempunyai kejujuran yang tinggi baik kepada diri
sendiri maupun kepada bawahan.
5) Obyektif
Pertimbangan pemimpin harus obyektif, mencari bukti-bukti yang nyata dan
sebab musabab dari suatu kejadian dan memberikan alasan yang rasional atas
penolakannya.
6) Dorongan pribadi
Keinginan dan kesediaan untuk menjadi pemimpin harus muncul dari dalam
hati agar mau ikhlas memberikan pelayanan dan pengabdian kepada
kepentingan umum.
7) Keterampilan berkomunikasi
Pemimpin diharapkan mahir menulis dan berbicara, mudah menangkap
maksud orang lain, mahir mengintegrasikan berbagai opini serta aliran yang
berbeda-beda untuk mencapai kerukunan dan keseimbangan.
8) Kemampuan mengajar
Pemimpin diharapkan juga menjadi guru yang baik, yang membawa orang
belajar pada sasaran-sasaran tertentu untuk menambah pengetahuan,
keterampilan agar bawahannya bisa mandiri, mau memberikan loyalitas dan
partisipasinya.
21
9) Keterampilan sosial
Dia bersikap ramah, terbuka, mau menghargai pendapat orang lain, sehingga
ia bisa memupuk kerjasama yang baik.
10) Kecakapan teknis atau kecakapan manajerial
Penguasaan teknis perlu dimiliki agar tercapai efektifitas kerja dan
kesejahteraan.
Berdasarkan teori-teori tentang kesifatan atau sifat-sifat pemimpin diatas,
dapat disimpulkan bahwa sifat-sifat kepemimpinan kepala sekolah adalah :
1) Kemampuan sebagai pengawas (supervisory ability)
2) Kecerdasan
3) Inisiatif
4) Energi jasmaniah dan mental
5) Kesadaran akan tujuan dan arah
6) Stabilitas emosi
7) Obyektif
8) Ketegasan dalam mengambil keputusan
9) Keterampilan berkomunikasi
10) Keterampilan mengajar
11) Keterampilan sosial
12) Pengetahuan tentang relasi insani
Diterbitkan di: 07 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berarti mbak kalau emosi tidak stabil bukan pemipin,bukan kah emosi juga penting untuk mempertegas,yang ingin saya tanyakan emosi seperti apa? emosi kan banyak Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.