Beberapa prinsip yang harus dikembangkan oleh guru dalam pembelajaran kontekstual adalah:
1. Merencana pembelajaran sesuai dengan kewajaran perkembangan mental (developmentaly appropriate) peserta didik.
2. Membentuk kelompok belajar yang saling tergantung. (independent learning groups)
3. Menyediakan lingkungan yang mendukung pembelajaran mandiri.
4. Mempertimbangkan keragaman peserta didik
5. Memperhatikan multi-intelegensi
6. Menggunakan teknik-teknik bertanya (questioning) untuk meningkatkan pembelajaran peserta didik.
7. Menerapkan penilaian autentik (authentic assessment) untuk mengevaluasi penerapan pengetahuan dan berpikir kompleks seorang siswa.
5 (lima) strategi bagi pendidik dalam rangka penerapan pembelajaran kontekstual.
1. Relating: belajar dikaitkan dengan konteks pengalaman kehidupan nyata
2. Experiencing: belajar ditekankan pada penggalian (eksplorasi) penemuan (discovery) dan penciptaan (envention).
3. Applying: belajar bilamana pengetahuan dipresentasikan di dalam konteks pemanfaatannya.
4. Cooperating: belajar melalui konteks komunikasi interpersonal, pemakaian bersama dan sebagainya.
5. Transferring: belajar melalui pemanfaatan pengetahuan dalam situasi atau konteks baru.