Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Penelitian sosial agama

Penelitian sosial agama

oleh: koyor    
ª
 

Metodologi Penelitian Sosial Agama

By: Pak Zulfa

Pengantar Tentang Berfikir Ilmiah, Penelitian Ilmiah, Penelitian Sosial Agama.

Berfikir ilmiah (John Dewey)

(Refloctive Thingking)

Tahapan:

1. The Feltneed (merasa kesulitan)

Adanya sebuah kesulitan dalam mengatasi masalah tidak semua masalah itu harus dipecahkan.

Contoh: kenapa harus tidur mendengkur, dll. tapi ada juga masalah yang harus dipecahkan.

2. The problem (merumuskan masalah)

3. The hipotesisis (memberikan/menentukan jawab sementara)

4. Collection of data evidence (mengumpulkan data untuk pembuktian)

Interview, observasi, angket, dokumentasi.

5. Concluding beliefe

6. General value of the conclusion (Kelley)

Hal diatas yang mendasari dalam sebuah penelitian dan menjadi esensi dari penelitian ilmiah dan berfikir ilmiah. Semua kegiatan ilmiah berdasarkan pada berfikir ilmiah/reflective thinking.

Diterbitkan di: 11 Januari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.