Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Contoh laporan kegiatan ke pulau Bali

Contoh laporan kegiatan ke pulau Bali

oleh: miftachudin    
ª
 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Pembinaan dan pengembangan generasi muda dilaksanakan antara lain melalui upaya-upaya untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha, menanamkan dan menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara, memperteal idealisme, patriotisme dan harga diri, memperluas wawasan ke masa depan, memperkokoh kepribadian dan disiplin, mempertinggi budi pekerti, memupuk kesegaran jasmani dan daya kreasi, mengembangkan kemadirian, kepemimpinan, ilmu, ketrampilan, semangat kerja keras, kepeloporan serta mendorong partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam pembangunan nasional.

1.2 ALASAN PEMILIHAN JUDUL
1.3. PEMBATASAN MASALAH
1.4. PERUMUSAN MASALAH
1.5 TUJUAN PENELITIAN
1.6 MANFAAT PENELITIAN
1.7 PENEGASAN JUDUL
1.8 SISTEMATIKA LAPORAN
BAB II
LANDASAN TEORI

Adapun landasan teori yang dimaksudkan di sini meliputi:
1. Mengenal daerah dan sejarah Pulau Bali secara lebih mendalam.
2. Mengenal daerah-daerah wisata di Pulau Bali.

BAB IV
PEMBAHASAN MASALAH

4.1 Agama dan Upacara di Bali
Di Bali kebanyakan agama yang dianut adalah Hindu. Untuk umat Hindu ada 3 Desa yang disembah yaitu Dewa Brahma, Wisnu dan Siwa. Ketiga Dewa tersebut disebut Trimurti. Umat Hindu di Bali wajib melakukan 5 upacara atau terkenal dengan sebutan Pancayadnya, yaitu upacara untuk keselamatan manusia sejak lahir sampai mati atau disebut “Manusia Yadnya”, upacara untuk memuja arwah leluhur atau disebut “Pitra Yadnya”. Upacara untuk para Dewa atau disebut “Dewa Yadnya”, upacara untuk memuja Dewa Resi atau disebut juga “Resi Yadnya”, upacara yang dilakukan agar Budha tidak mengganggu manusia, atau disebut juga “Budha Yadnya”. Selain 5 upacara tersebut masih banyak upacara-upacara lainnya yang biasa dilakukan masyarakat Bali misalnya : Upacara Ngaben, berasaal dari kata Abuan.

4.2 LETAK GEOGRAFIS SERTA LUAS WILAYAH PULAU BALI DAN KABUPATEN/KOTA
Secara administrasi Propinsi Bali dibagi menjadi 9 daerah tingkat II ( 8 Kabupaten dan 1 Kotamadya ) 51 kecamatan, 565 Desa, dan 79 kelurahan. Secara geografis Propinsi Bali terletak antara 8o03’40” – 8o50’48” Lintang Selatan dan 114o25’53” – 115o42’40” Bujur Timur. Relief dan Topografinya menunjukkan di tengah-tengah Pulau Bali terbentang pegunungan yang memanjang dari barat ke timur dan di antara pegunungan itu ada gunung berapi, yaitu Gunung Agung (3.140m) dan Gunung Batur (1.717m). Selain itu, di Propinsi Bali terdapat empat buah danau, yaitu Danau Beratan (375,6 Ha), Danau Buyan (336 Ha), Danau Tamblingan (110 Ha), dan Danau Batur (luas, 1.607,5 Ha). Sungai yang bersumber dari hutan dan danau tersebut kebanyakan mengalir ke daerah selatan, seperti sungai Unda, Sungai Petanu, Sungai Ayung, Sungai Pulukan, dan Sungai Loloan.

4.3 PEMERINTAHAN
4.4 SEKTOR PARIWISATA
Hal yang menarik, dalam dua tahun terakhir secara bertubi-tubi terjadi peristiwa-peristiwa yang membuat pariwisata Bali mengalami tantangan yang cukup berat. Belum sembuh betul dari terpaan krisis ekonomi secara nasional, pariwisata Bali seakan mengalami masa paceklik setelah diguncang tragedi WTC. Lalu, di bulan Oktober 2002, pariwisata Bali kembali mendapat cobaan berupa tragedi bom Kuta. Tidak cukup sampai disitu, kelabu pariwisata Bali masih menghinggapi di tahun 2003. Berbagai peristiwa yang terjadi dalam skala nasional maupun global, seperti konflik perang AS-Iraq, mewabahnya virus SARS dan tragedi bom JW Marriott secara tidak langsung mewarnai kinerja kepariwisataan Bali.

4.5 KUNJUNGAN WISMAN
Kunjungan wisatawan anjlok disusul rentetan akibatnya yang tak kalah getirnya menimpa hotel, restoran, art shop, bar, kafe atau seluruh konstelasi kepariwisataan Bali. Dari banyak indikator statistik tentang kepariwisataan yang ada, indikator yang paling mudah dilihat adalah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang langsung ke Bali (Visitors direct arrival to Bali).

4.6 AKOMODASI DAN HOTEL
Rata-rata TPK hotel berbintang di Bali sepanjang tahun 2003 sebesar 37,40 %. Jelas angka ini berada di bawah tahun 2002 yang sebesar 50,60%. Selama tahun 2003, rata-rata TPK tertinggi adalah TPK hotel bintang lima, yakni 41,33%. Sedangkan secara bulanan, rata-rata TPK di bulan September adalah yang tertinggi (44,37%). Sebaliknya rata-rata TPK terendah terjadi di bulan Mei, yakni 28,99%.

4.7 OBYEK WISATA DI PULAU BALI
4.7.1 Pantai Sanur
4.7.2 ART CENTRE
4.7.3 TANJUNG BENOA
4.7.4 JOGER
4.7.5 PANTAI KUTA
4.7.6 PUSAT TENUN GALUH
4.7.7 PUSAT PERAK CELUK
4.7.8 PERTUNJUKAN TARI BARONG
4.7.9 BEDUGUL
4.7.10 ALAS KEDATON
4.7.11 TANAH LOT
4.7.12 PASAR SENI SUKAWATI
4.7.13 PUSAT OLEH – OLEH CAHAYU

BAB V
PENUTUP

A. SIMPULAN
Menurut isi yang terdapat dalam laporan ini dapat disimpulkan bahwa Pulau Bali banyak dikunjungi wisatawan karena memiliki panorama yang indah dan kebudayaan yang menarik.
Selain memiliki panorama indah dan kebudayaan yang menarik, orang Bali juga dapat menjaga kebersihan tempat – tempat wisata.
Orang – orang Bali juga dapat memanfaatkannya yaitu dengan menjual hasil – hasil kerajinan orang Bali. Karena orang Bali dapat menjaga dan melestarikan lingkungan serta didukung dengan keadaanm alamnya yang indah, maka pulau Bali dikunjungi oleh Wisatawan.

B. SARAN
Saran kami bagi para pembaca adalah agar pembaca lebih melestarikan lingkungannya.
Dan bagi para penduduk di sekitar objek wisata agar mereka lebih memperhatikan kebersihan di tempat wisata dan berusaha melestarikan tempat wisata tesebut. Apabila hal itu dapat kita lakukan mungkin akan banyak wisatawan yang berdatangan.

Diterbitkan di: 30 Desember, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    isi laporangnya mna?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa dari bab dua langsumg ke bab empat tidak ada bab tiganya...? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dimana penjelasan atau contoh perumusan masalah dalam pendahuluan laporan perjalanan ke bali?????? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tau nih ,,, 28 Februari 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    deskripsi dari tanah lot Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    membuat laporan distadi wisata bandung ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    contohnya belum ada, jadi di kolaborasi saja dengan mengganti objek wisata yang ada di Bandung serta info2 yang terkait dengan Bandung 29 Desember 2011
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    joger ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    dagadu 17 Juni 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. Putri Kusumandari

    Komentar

    thanks a lot buat laporannya ini udah bantu saya menyelesaikan laporan perjalanan ke bali makasi banyak yahh

    0 Nilai 28 Desember 2011
X

.