Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Manfaat dan Kesulitan PPL Bimbingan Konseling

Manfaat dan Kesulitan PPL Bimbingan Konseling

oleh: miftachudin    
ª
 
Menurut praktikan, Program Pengalaman Lapangan Bimbingan dan Konseling ini sangat penting dilakukan oleh Mahasiswa calon guru BK. Hal ini disebabkan dari PPL BK ini banyak manfaat yang diperoleh dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi guru yang profesional. Manfaat-manfaat yang diperoleh praktikan selama PPL BK ini adalah :
1. Praktikan dapat mengalami dan melihat sendiri peran, tugas dan tanggung jawab seorang guru BK, baik dalam hubungannya dengan siswa maupun dengan sekolah.
2. Praktikan dapat menguji kemampuan dalam mengajar dan melaksanakan tugas sebagai guru BK. Dengan PPL BK ini praktikan mengenal kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan tugas sebagai guru BK. Sehingga dapat lebih meningkatkan kelebihan dan memperbaiki kelemahan yang dimiliki.
3. Praktikan belajar tanggung jawab dan disiplin dalam mengerjakan tugas sebagai guru BK yang nantinya dapat diteladani.
4. Praktikan dapat menerapkan teori-teori yang berhubungan dengan kegiatan Bimbingan dan Konseling yang selama ini di dapat di kuliah. Walaupun, dalam kenyataannya praktikan masih sulit menerapkannya.
5. Praktikan dapat mengembangkan kreativitas dalam melakukan tugas sebagai guru BK. Contohnya dalam mencari alat peraga dan cara pendekatan terhadap siswa.
6. Praktikan dapat berlatih mempersiapkan satuan layanan dan mempersiapkan materi sebelum mengajar serta mempersiapkan untuk konseling terhadap siswa.
7. Praktikan dapat mengalami sendiri suka dan duka seorang guru BK dalam menolong siswa.
8. Praktikan belajar memahami dan mengenal siswa yang unik dan menolong sesuai dengan kepribadian masing-masing.
9. Praktikan belajar sabar dan mengelola perasaan saat mengajar.
10. Praktikan belajar menerapkan konseling pada siswa.

B. Kesulitan-kesulitan dalam PPL BK
Selama PPL BK, praktikan mengalami beberapa kesulitan, kesulitan-kesulitan tersebut adalah :
1. Penyesuaian diri terhadap tingkah laku siswa di dalam kelas yang sulit dilakukan sehingga kadang-kadang membuat praktikan merasa jengkel.
2. Waktu PPL yang sangat singkat sehingga membuat praktikan untuk mendekati konseling. Untuk dapat konseling praktikan harus mengenal secara lebih dekat dengan konseling, untuk waktu yang terbatas hal itu sulit dilakukkan.
3. Praktikan tidak dapat melaksanakan konferensi kasus karena waktu yang sangat terbatas dan pihak sekolah sangat jarang melaksanakannya.
4. Praktikan kesulitan menentukan teori pendekatan dalam konseling, sehingga sewaktu konseling kadang-kadang mengalir begitu saja.

C. Saran-saran
Saran-saran yang dapat praktikan berikan untuk PPL BK yang akan datang :
1. Waktu PPL BK ditambah mengingat banyaknya tuntutan yang harus dilakukan sehingga selama PPL BK.
Lagi pula untuk bisa dekat dengan siswa membutuhkan waktu yang lama.
2. Praktikan mempersiapkan materi dengan sebaik-baiknya.
3. Membuat program kerja yang baik dan terstruktur serta belajar menerapkannya selama PPL BK.
4. Menggunakan waktu PPL BK sebaik-baiknya sebagai sarana untuk berlatih menjadi seorang guru BK.

Diterbitkan di: 30 Desember, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.