Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Makna sila-sila Pancasila

Makna sila-sila Pancasila

oleh: kumpulanistilahcom    
ª
 
  1. Sila Ketuhanan yang Maha Esa
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan oleh karenanya manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila kemanusiaan yang adil dan beradab manusia diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, yang sama haknya dan kewajiban-kewajiban azasinya, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, dan keparcayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya. Karena itu dikembangkanlah sikap saling ,mencintai sesama manusia, sikap tenggang rasa serta sikap tidak terhadap orang lain.
Kemanusiaan yang adil dan beradab berarti menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan berani membela kebenaran dan keadilan. Manusia adalah sederajat, maka bangsa Indonesia merasakan dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

3. Sila Persatuan Indonesia
Sila Persatuan Indonesia, menempatkan manusia Indonesia pada persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Menempatkan kepentingan negara dan bangsa di atas kepentingan pribadi, berarti manusia Indonesia sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan Negara dan Bangsa, bila diperlukan. Sikap rela berkorban untuk kepentingan negara dan Bangsa, maka dikembangkanlah rasa kebangsaan dan bertanah air Indonesia, dalam rangka memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Persatuan dikembangkan tas dasar Bhineka Tunggal Ika, dengan memajukan pergaulan demi kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia.

4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan.
Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyarawaratan/ Perwakilan,
manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Dalam menggunakan hak-haknya ia menyadari perlunya selalu memperhatikan dan mengutamakan kepentingan negara dan kepentingan masyarakat.
Karena mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama, maka pada dasarnya tidak boleh ada suatu kehendak yang dipaksakan kepada pihak lain. Sebalum diambil keputusan yang menyangkut kepentingan bersama terlebih dahulu diadakan musyawarah. Keputusan iusakan secara mufakat. Musyarwarah untuk mencapai mufakat ini, diliputi oleh semangat kekluargaan, yang merupakan ciri khas Bangsa Indonesia.
Manusia Indonesia menghormati dan menjunjung tinggi setiap hasil keputusan musywarah, karena semua pihak yang bersangkutan harus menerimanya dan melaksankannya dengan baik dan tanggung jawab.
Disini kepentingan bersamalah yang diutamakan di atas kepentingan pribadi dan golongan. Pembinaan dalam musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
Keputusan-keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan, mengutamakan persatuan dan kesatuan, demi kepentingan bersama.

5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, manusia Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan soial dalam kehidupoan masyarakat Indonesia. Dalam rangka ini dikembangkan perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Untuk itu dikembangkan sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta menghormati hak-hak orang lain.
Diterbitkan di: 03 Nopember, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    makalah seputar pembahasal sila kedua pancasila ada nggak ya ??? mohon bantu donk guys.. Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan bagaimana sikap menghargai sesama manusia yang sesuai dengan sila ketuhanan yang maha esa Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan dasar hukum bahwa manusia indonesia percaya dan takwa terhadap tuhan yang maha esa? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    arti pancasila Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa kah negara indonesia sudh menjalankan sila ke 5? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    sudah 23 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakahnegara indonesia sudah adil dalam segi hukum ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    belum 29 Januari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah pacasila sebagai jiwa ideologi persatuan telah dilaksanakan dan apa bukti buktinya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan 3 macam perilaku yang mencerminkan pengamalan pancasila, khususnya sila kedua ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    saling memberi kebebaan antar manusia menghormati satu sama lain tidak menekan Sesama DLL 07 Januari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengrtian 5 sila dan berikan contoh apa yang terjadi dalam (yudikatif, eksekutif, leguslatif ) dan oknum pemerintahan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    1.Jelaskan apakah sila-sila dalam pancas sila antara yang satu dengan yang lain susunannya saling bertautan? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ya, sila yang satu menjiwai sila yang lain; sila pertama menjiwai sila kedua dan seterusnya; sila kedua dijiwai oleh sila pertama dan menjijiwai sila berikutnya; demikian selanjutnya sehingga secara singkat dapat dikatakan bahwa silah pancasila tidak dapat dipisahkan satu sama lain melainkan satu kesatuan yang utuh. thaks 10 Desember 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.