Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Portofolio II

oleh: DA88    
ª
 
Pelaksanaan Asesmen Portofolio Matematika
Pelaksanaan asesmen portofolio mensyaratkan kejujuran siswa dalam melaporkan rekaman belajarnya. dan kejujuran guru. dalam menilai kemampuan siswa sesuai dengan kriteria yang yang telah disepakati. Guru harus mampu menunjukkan urgensi laporan yang jujur dari siswa.
Adapun bentuk-bentuk asesmen portofolio diantaranya sebagai berikut.
1. Catatan anekdotal, yaitu berupa lembaran khusus yang mencatat segala bentuk kejadian mengenai perilaku siswa, khususnya selama berlangsungnya proses pembelajaran. Lembaran ini memuat identitas yang diamati, waktu pengamatan, dan lembar rekaman kejadiaannya.
2. Ceklis atau daftar cek, yaitu daftar yang telah disusun berdasarkan tujuan perkembangan yang hendak dicapai siswa
3. Skala penilaian yang mencatat isyarat kemajuan perkembangan siswa
4. Respon-respon siswa terhadap pertanyaan
5. Tes skrining yang berguna untuk mengidentifikasi keterampilan siswa setelah pengajaran dilakukan, misalnya siswa setelah pengajaran dilakukan, misalnya : tes hasil belajar, PR, LKS, laporan kegiatan lapangan.
Aspek-aspek yang bisa dievaluasi dalam bidang matematika menurut Stenmark (1991 : 64) sebagai berikut.
1. Pemahaman Permasalahan (Problem Comprehension)
2. Pendekatan dan Strategi (Approaches and Strategies)
3. Hubungan (Relationships)
4. Fleksibilitas (Flexibility)
5. Komunikasi (Communication)
6. Dugaan dan Hipotesis (Curiosty and Hypotheses)
7. Persamaan dan Keadilan (Equality and Equity)
8. Penyelesaian (Solutions)
9. Hasil Pengujian (Examining Results)
10. Pembelajaran Matematika (Mathematical Learning)
11. Asesmendiri (Self-Assessment)
Salah satu bagian penting dari penilaian portofolio matematika adalah mengajukan pertanyaan. Mengajukan pertanyaan yang benar merupakan suatu seni yang hams dilatih oleh guru.
Contoh pertanyaan yang bisa diajukan untuk mengevaluasi aspek fleksibilitas dengan tujuan untuk mengambil atau mengetahui apakah siswa bisa menggunakan/menggantikan dengan cara lainnya bila sesuatu tidak dikerjakan dengan cara yang telah diberikan, apakah mereka teguh dalam usahanya, dan apakah mereka mencoba yang lain?
Untuk tujuan tersebut bisa diajukan pertanyaan seperti berikut.
• Apakah kamu telah mencoba atau hanya menebak ?
• Apakah kamu bisa menyelesasikan dengan menggunakan cara lain ?
• Apa lagi yang telah kami coba ?
• Coba tunjukkan masalah sejenis. Apakah ini masalah yang lebih mudah ?
• Dan lain-lain.
Sedangkan dalam aspek hubungan yang tujuannya adalah untuk mengungkap apakah siswa melihat hubungan dan mengenali ide utamanya, apakah mereka mengaitkan masalah dengan masalah serupa yang telah dipelajari terdahulu?.
Pertanyaan-pertanyaan, yaitu sebagai berikut
• Apakah ubungan antara yang ini dengan yang itu?
• Apa kesamaannya? Apa perbedaannya?
• Apakah ada polanya?
• Misalnya kita mengabil bagian ini. Akan J’adi apakah sisanya?
• Bagaimana jika kamu memindahkan bagian ini?
• Dapatkan kamu menulis masalah lain yangberkaitan dengan masalah ini?
Mengevaluasi portofolio bukanlah suatu tugas yang mudah, sebab tidak pernah ada dua portopolio ada dua portofolio yang tepat sama. Hal ini disebabkan individu yang menyiapkan portopolio tersebut akan mengikutsertakan item-item yang berbeda sesuai dengan kelebihan yang dimilikinya Salah satu cara untuk mengevaluasi portopolio adalah dengan penggunaan rublik. Cara ini menggunakan skala nilai untuk memberi skor pada item yang mengharuskan murid menjawabnya dalam bentuk tulisan dengan jawaban yang banyak (open-open item) pada soal yang diberikan. Murid bebas menjawab (free response questions) atau terdapat serbagai cara untuk memperoleh jawaban (Heddens dan Speer dalam Sabandar: 4).
Sabandar mengemukakan salah satu contoh rublik dalam menjawab open-ended questions sebagai berikut:
Skor Kriteria
4 Lengkap dan kompeten
3 Kompetensi dasar
2 Jawaban parsial
1 Jawaban coba-coba
0 Tidak ada respon
Dengan menggunakan skala tersebut, seseorang individu dapat memperoleh skor dari 0 sampai 4 untuk suatu item. Hal ini tergantung dari apa yang terdeteksi oleh guru dalam item tersebut. Skor 3 untuk suatu item dalam rublik ini tidak berarti menunjukkan 75 % indkator terpenuhi. Skor 3 dalam hal ini merupakan suatu indikator numerik yang menyatakan apa yang dimiliki oleh individu.

Diterbitkan di: 16 September, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.