Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Sistematika Proposal Penelitian Tindakan Kelas PTK

Sistematika Proposal Penelitian Tindakan Kelas PTK

oleh: sukarto    
ª
 
Berikut ini sistematika proposal PTK
I. JUDUL PENELITIAN
(Judul dinyatakan dengan kalimat sederhana, namun tampak jelas maksud tindakan yang akan dilakukan dan dimana penelitian dilangsungkan jika diperlukan cantumkan pertanda waktu cawu/semester/tahun ajaran).
II. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Uraiakan kondisi obyektif yang mengharuskan dilakukakan PTK. Kondisi ini merupakan hasil identifikasi guru terhadap masalah proses pembelajaran yang diselenggarakan.
2. Rumusan Masalah
Kemukakan masalah-masalah yang akan dipecahkan melalui PTK yang akan anda laksanakan.
3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan proses yang akan dilakukan atau kondisi yang diinginkan setelah dilaksanakannya PTK.
III. KAJIAN TEORI
Kajian pustaka berisikan ulasan-ulasan teoritis berkaitan dengan konsep pembelajaran dan konteks PTK yang akan dilaksanakan.
IV. METODE PENELITIAN
Metode penelitian adalah tahapan-tahapan cara untuk melaksanakan penelitian. Gunakan kerangka rancangan PTK yang telah lazim digunakan
Contoh :
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom based action research) dengan peningkatan pada unsure desain untuk memungkinkan diperolehnya gambaran keefektifan tindakan yang dilakukan.
1. Subyek Penelitian
Contoh :
Subyek penelitian adalah siswa kelas IX SMP dengan jumlah 33 orang
2. Pokok Bahasan Acuan
Konsep yang dipilih sebagai acuan implementasi tindakan adalah Menulis Cerita Pendek untuk siklus tindakan 1. Konsep tersebut dipilih karena dalam pengalaman dari tahun-tahun lalu siswa masih banyak mengalami kesulitan Menuls Cerita Pendek. Menurut beberapa penelitian kesulitan siswa antara lain berupa kelemahan Menentukan gagasan awal, Mengembangkan gagasan menjadi kalimat, (yang dipelajari terdahulu ). Keadaan pemahaman siswa yang sebenarnya masih akan lebih dicermati pada tahap penjajagan.
3. Bentuk Tindakan
Contoh :
Tindakan utama yang dilakukan adalah menggunakan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan awal (entry behavior) siswa dan merevisi kesalahan-kesalahan konsep yang mungkin disebabkan hambatan-hambatan bagi pengembangan pemahaman siswa atas konsep-konsep yang akan dipelajari. Isi dan format suplemen ditetapkan setelah penjajagan selesai dilakukan. Penjajagan dilakukan dengan melancarkan test kemampuan dasar (test diagnosis) ditopang dengan bentuk pengumpulan dana yang lain. Modul diberikan sebelum kedua konsep diajarkan kepada siswa.
4. Tehnik Observasi
Contoh :
Obsevasi terhadap dampak tindakan secara kontinyu dan dengan berbagai cara. Berarti dilakukan secara terus menerus baik dalam proses pembelajaran terutama ditujukan pada perkembangan pemahaman siswa dengan acuan siswa terhadap pertanyaan-pertanyaan, pemahaman dan atau kemungkinan siswa berpartisipasi dalam diskusi-diskusi pemecahan soal. Hasil akhir diobservasi dengan tehnik tes formatif.
5. Evaluasi / Refleksi
Contoh :
Evaluasi dilakukan terhadap dampak pemberian modul selama proses belajar terhadap hasil belajar. Dari hasil evaluasi diketahui keefektifan modul yang telah disusun, untuk memperbaiki modul yang akan diberikan pada siklus II. Selain itu hasil observasi ua memberikan petunjuk apakah pengajaran remidi perlu dilakukan pada akhir siklus II ealuasi / refleksi juga dimaksudkan untuk mengembangkan rekomendasi umum.
6. Pelaksanaan dan Penjadwalan
Contoh :
Untuk menyesuaikan kondisi pembelajaran yang sedang berlangsung laju penelitian dilakukan dengan rincian sebagai berikut :
Kegiatan Siklus I Waktu
Persiapan
Pelaksanaan

Kegiatan Siklus II Waktu
Persiapan
Pelaksanaan
Penyusunan Laporan Akhir dan Seminal

V. ANGGARAN PENELITIAN
Rincilah kebutuhan dana PTK
VI. DAFTAR PUSTAKA

B. Tindak Lanjut Pelaksanaan PTK
Agar pelaksanaan PTK yang dilakukan itu tidak hanya bermanfaat bagi peneliti, guru dan siswanya, hasil PTK itu perlu dikomunikasikan kepada orang lain. Walaupun disadari sepenuhnya bahwa tindakan yang dilaksanakan untuk setiap kelompok, subyek peneliti sangat ditentukan oleh kondisi dan situasi kelompok tersebut, kemampuan dan kreativitas guru serta tidak dapat digeneralisasi (disamaratakan) ke situasi dan subyek penelitian yang lain, namun komunikasi dalam media massa tetap penting. Masalah serupa bisa saja dialami oleh guru lain, Karen pengkomunikasian hasil PTK diharapkan dapat mendorong rekan guru lain untuk melaksanakan PTK juga dan mengembangkan pembelajaran serta meningkatkan keprofesionalan.
Penulisan artikel hasil pelaksanaan PTK dalam media komunikasi yang diaca guru mungkin menjadi sarana berbagi pengalaman antar guru selain menghasilkan angka kredit. Penulisan buku hasil PTK mungkin juga akan sangat bermanfaat untuk mempercepat peningkatan profesi guru peneliti dan rekan-rekan lain. Selain itu penyelenggara seminar yang dihadiri oleh sejawat guru dan penulisan buku hasil PTK mungkin juga sangat bermanfaat untuk mempercepat peningkatan profesi guru peneliti dan rekan-rekan lain.

Diterbitkan di: 08 Juni, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagi ptk penjas yg udah jdi Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.