Dari tahun ke tahun, Perguruan Taman Siswa terus mengalami kemunduran dari segi peminat dan peran. Tanpa ada upaya perbaikan dan perubahan. Taman Siswa diperkirakan akan collapse dalam 5 tahun ke depan. Kini, Taman Siswa tidak lagi dianggap sebagai sekolah berkualitas. Suara Taman Siswa juga sudah tidak diperhitungkan oleh para penentu kebijakan
pendidikan nasional.
Dari segi jumlah, kini hanya ada 4.500 murid di semua jenjang Perguruan Taman Siswa. Dulu sempat mencapai 11.000 murid di tahun 1936. Generasi muda yang lahir setelah 1980-an cenderung hanya mengenal nama Ki Hajar Dewantara sebagai pendiri Taman Siswa. Padahal perguruan ini pernah berperan besar dalam mencerdaskan dan memerdekakan bangsa Indonesia.
Kemunduran itu berlangsung sejak ditangkapnya para pemikir kritis nonkomunis dari Taman Siswa pada tahun 1965. Seiring berjalannya waktu, manajemen Taman Siswa juga dinilai tidak mampu mengimbangi perkembangan sekolah negeri dan swasta yang membaik.
Abstrak lain tentang Perguruan Taman Siswa Terancam Bubar