wajah nabi Muhamad SAW itu bagian dari ajaran Islam. Sebab kita telah diperintahkan oleh Allah SWT untuk menjadi diri
nabi Muhammad SAW sebagai rujukan dan sumber hukum. Bukan terbatas pada perkataan atau perbuatan saja, tetapi termasuk juga ciri-ciri fisik beliau.
Kalau ciri fisik itu kemudian digambarkan lewat coretan lukisan oleh orang yang belum pernah melihat langsung, maka itu adalah kebohongan. Dan kebohongan atas diri nabi Muhammad SAW itu adalah dosa besar
Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang berdusta tentang aku secara sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempat duduknya di neraka". (HR Muttafaqun 'alaihi).Maka dari itu, melukis wajah beliau SAW adalah sebuah dosa besar bagi kita yang tidak pernah berjumpa dengan diri beliau. Dan dengan masalah itu sebenarnya kita harus bangga. Sebab keharaman menggambar wajah nabi SAW justru merupakan bukti otentik betapa Islam sangat menjaga ashalah (originalitas) sumber ajarannya.