Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Pendidikan > sPencitraan Perempuan di dalam Al-Qur''an

.

sPencitraan Perempuan di dalam Al-Qur''an

Summary rating: 2 stars 3 Tinjauan
Pengarang : Irhamni
Summary by : nuri_79
Kunjungan: 152
kata: 600
Diterbitkan di: Desember 23, 2007
Sikap memperlakukan perempuan sebagai makhluk yang
lebih rendah dibanding laki-laki tampaknya telah menjadi salah satu watak
tipikal hampir semua peradaban bangsa-bangsa di dunia, terutama pada
kurun-kurun awal perkembangan kebudayaan manusia (Tohe, 2002:2). Namun ajaran
Islam menunjukkan bahwa perempuan, di samping kelemahan-kelemahan yang
dimilikinya sebagai manusia, mempunyai kelebihan-kelebihan yang membuatnya
harus dihormati dan diperlakukan manusiawi. Demikian sebaliknya, laki-laki juga
memiliki kelemahan-kelemahan, dan bukan hanya kelebihan-kelebihan seperti yang
selama ini dipikirkan. Sebagai sesama makhluk Tuhan Yang Satu, semua manusia,
laki-laki atau perempuan, memiliki asal-muasal ontologis yang sama. Jika
demikian, semua manusia harusnya diperlakukan setara. Kajian lebih menyeluruh
mengenai pencitraan perempuan di dalam Al-Qur’an, yang dilakukan dengan cara
yang lebih arif dan mendalam, penting untuk dilakukan.

Tujuan penelitian ini secara
umum adalah untuk mendeskripsikan pencitraan perempuan di dalam ruang domestik
dan pencitraan perempuan di ruang publik menurut Al-Quran. Yang pertama
meliputi posisi perempuan sebagai anak, posisi perempuan sebagai istri, dan
posisi perempuan sebagai ibu dan yang kedua meliputi posisi perempuan dalam
masyarakat, dalam bidang pendidikan, dalam bidang ekonomi, dalam bidang
politik.

Sesuai dengan tujuannya untuk mendeskripsikan
pencitraan perempuan di dalam ruang domestik dan ruang publik menurut Al-Quran,
maka penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Sumber
data penelitian ini adalah Al-Quran yang terdiri dari 30 juz dan 114 surat.
Data yang hendak dikaji berupa ayat-ayat perempuan yang berkaitan dengan posisi
mereka di ruang domestik dan di ruang publik.Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian adalah dokumentasi. Sesuai dengan rancangannya, maka
instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri, dibantu oleh alat pengumpul
data lain berupa indeks Al-Quran. Analisis data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah analisis kualitatif dengan prosedur sebagai berikut:
Mengidentifikasi kandungan ayat-ayat terjaring yang berhubungan dengan
perempuan, melakukan klasifikasi ayat berdasarkan keserupaan kandungan dan
semangat ayat sesuai dengan perumusan masalah penelitian yang telah ditetapkan,
mempertajam penafsiran terhadap ayat perempuan. Melakukan penyimpulan dan
pemaknaan.

Melalui penelitian ini ditemukan bahwa perempuan dalam
ruang domestik mempunyai posisi sebagai anak, sebagai istri dan sebagai ibu.

 Sebagai anak,
perempuan mempunyai hak untuk hidup dan mendapat penghormatan jiwanya, mendapat
pendidikan yang bagus sebab anak perempuan, sebagaimana juga anak laki-laki,
adalah bagian integral dari rencana Allah dan ia merupakan anugerah Allah yang
harus dipelihara supaya menjadi ''perhiasan'' bagi orang tuanya.

Sebaliknya mereka berkewajiban untuk memperlakukan
orang tua dengan penuh kelembutan dan kasih sayang serta bersikap hormat kepada
keduanya tanpa dibatasi oleh perbedaan apapun termasuk perbedaan teologis.
Dengan demikian ia harus menempatkan orang tua semulia mungkin di hadapan
Allah, dan yang juga penting adalah menahan rasa jengkel dan rasa tidak senang.
Ia harus tetap sebagai ''perhaisan'' bagi mereka berdua.
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.