Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Ekonomi>Biaya Produksi (Pengertian, Klasifikasi dan Contoh)

Biaya Produksi (Pengertian, Klasifikasi dan Contoh)

oleh: SafiuRahim     Pengarang: Muliady; Bastian Bustami dan Nurlela
ª
 
BIAYA PRODUKSI

Biaya produksi merupakan keseluruhan pengorbanan ekonomi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual. Biaya produksi terdiri dari biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.


Biaya Bahan Baku Langsung


Biaya bahan langsung (direct material cost) merupakan biaya bahan-bahan yang secara langsung digunakan dalam proses produksi untuk mewujudkan suatu macam produk jadi yang siap untuk dipasarkan atau siap diserahkan kepada pemesan.


Contoh biaya bahan baku langsung : telur dalam pembuatan kue tart, kulit dalam pembuatan tas, karet dalam produksi ban, kain dalam pembuatan pakaian, kertas dalam pembuatan buku, air dalam produksi air mineral kemasan, pisang dalam pembuatak kripik pisang, pasir dalam pembuatan pavin blok dan lain-lain.


Tenaga Kerja Langsung


Tenaga kerja langsung (direct labour cost) adalah harga yang dibebankan kepada perusahaan untuk penggunaan tenaga kerja tersebut dalam kegiatan-kegiatan perusahaan.


Contoh klasifikasi biaya tenaga kerja langsung: Upah tukang bikin pola, Upat tukang potong kain, upah operator mesin, upah tukang cetak bata, dan lain-lain.


Biaya Overhead Pabrik


Biaya overhead pabrik (factoring overhead cost) merupakan keseluruhan pengorbanan ekonomis yang dikeluarkan oleh perusahaan sehubungan dengan pengolahan bahan mentah menjadi produk jadi yang siap untuk dipasarkan di departemen produksi yang tidak termasuk biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja.


Contoh klasifikasi biaya overhead pabrik: benang dalam pembuatan pakaian, penyusutan pabrik, asuransi pabrik, honorarium akuntan pabrik, lem dalam pembuatan sepatu, biaya listrik pabrik, biaya air pabrik, kancing dalam pembuatan baju,



Sumber:

- Muliady, 1993, Akuntansi Biaya, STIE Yayasan Keluarga Pahlawan Negara

- Bastian Bustami dan Nurlela, 2010, Kumpulan soal-soal dan penyelesaian akuntansi biaya, Mitra Wacana

Diterbitkan di: 07 Juni, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    manfaat anggaran biaya overhead pabrik Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.