Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Jenis-Jenis Audit

oleh: DionThohiron     Pengarang : NN
ª
 

Menurut Arens dan Loebbecke (1997;4-5) ada tiga jenis audit, yaitu :

1) Financial Statement Audits

2) Operational Audits

3) Compliance Audits

Financial Statement Audits (audit atas laporan keuangan) bertujuan untuk menentukan apakah laporan keuangan secara keseluruhan (informasi yang diuji) telah disajikan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Pada umumnya kriteria yang telah ditetapkan tersebut adalah prinsip akuntansi yang berlaku umum (SAK).

Operational Audits (audit operasional) merupakan penelaahan atas bagian dari prosedur dan metode operasi suatu organisasi untuk menilai efisiensi dan efektivitasnya. Lingkup operational audits sangat luas, tinjauan yang dilakukan tidak terbatas pada masalah-masalah akuntansi. Pada saat selesainya audit operasional, auditor umumnya akan memberikan saran kepada manajemen atas jalannya operasi perusahaan.

Compliance Audits (audit ketaatan) bertujuan untuk menentukan apakah klien telah mengikuti prosedur atau aturan tertentu yang telah ditetapkan, seperti pelaksanaan ketentuan upah minimum, pelaksanaan undang-undang perpajakan, dan pelaksanaan prosedur yang telah ditetapkan oleh pimpinan perusahaan.

Sedangkan jenis-jenis audit menurut Nugroho Widjayanto adalah:

1) Audit Keuangan

Adalah audit yang dilakukan atas laporan keuangan suatu organisasi atau perusahaan dengan tujuan untuk menetapkan kewajaran penyajian laporan keuangan tersebut. Audit ini biasanya dilakukan oleh para akuntan pemerintah yang posisinya di luar organisasi (Auditor Eksternal)

2) Audit Operasional

Audit Operasional memiliki ruang lingkup yang lebih luas dari audit keuangan karena mencakup masalah di luar keuangan. Audit Operasional terutama bertujuan untuk memeriksa kehematan, efesiensi dan efektifitas kegiatan dan menilai apakah cara-cara pengelolaan yang diterapkan dalam kegiatan tersebut sudah berjalan dengan baik.

3) Audit Sosial

Audit Sosial merupakan penilaian apakah suatu organisasi atau perusahaan telah melaksanakan tanggung jawab sosialnya. Hal ini disebabkan suatu organisasi dalam melaksanakan pengembangan-pengembangannya selain memperhatikan tujuannya, harus memperhatikan situasi lingkungan yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh pengembangan-pengembangan tersebut sebagai tanggung jawab sosialnya.

Diterbitkan di: 20 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    JENIS AUDIT MENURUT TUJUAN DAN PELAKSANAAN AUDIT, BERIKAN CONTOH! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa tim audit harus menekannya pada rekening inventory,,? apa pengeruhnya terhadap laporan keuangan, jika tim lalai dan tidak menekankan pemeriksaan terhadap inventory ? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.