Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Ekonomi>Hakikat pembangunan nasional

Hakikat pembangunan nasional

oleh: oxlay    
ª
 
Pada hakikatnya, pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Pembangunan manusia seutuhnya dapat tercapai jika ada keseimbangan antara pembangunan jasmani dan rohani (materil dan spirituil).

Pembangunan materil yaitu pembangunan yang tampak, seperti: gedung, jembatan, perumahan, sarana transportasi dan sebagainya. Pembangunan spirituil yaitu pembangunan yang bersifat rohaniah yang dapat menimbulkan rasa aman, tentram, rasa keadilan seluruh rakyat, misalnya: ilmu pengetahuan, agama, kesenian, kebudayaan, etika, norma, dan sebagainya.

Dalam melaksanakan pembangunan diperlukan modal dasar pembangunan, antara lain:
a. Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dan negara Indonesia.
b. Jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
c. Wilayah nusantara yang sangat luas.
d. Kekayaan alam (sumber daya alam).
e. Sikap rohaniah dan mental yaitu keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
f. Budaya bangsa Indonesia.
g. Potensi dan kekuatan efektif bangsa.
h. Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang merupakan suatu kekuatan pertahanan keamanan yang tumbuh dari rakyat bersama rakyat menegakkan serta mengisi kemerdekaan bangsa dan negara.

Dalam melaksanakan pembangunan nasional, perlu diperhatikan faktor-faktor dominan yaitu sebagai berikut:
a. Kependudukan dan sosial budaya.
b. Wilayah Republik Indonesia yang bercirikan kepulauan dengan lingkungan alam tropiknya.
c. SDA (sumber daya alam) yang tidak merata penyebarannya.
d. SDM (sumber daya manusia).
e. Disiplin nasional.
f. Perkembangan regional dan global serta tatanan internasional yang selalu berubah secara dinamis.

terima kasih banyak telah membaca artikel ini.
Diterbitkan di: 19 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.