Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Ekonomi>Pengertian APBN, APBD, Struktur APBN, APBD dan Fungsi APBN, APBD

Pengertian APBN, APBD, Struktur APBN, APBD dan Fungsi APBN, APBD

oleh: satelite     Pengarang : indonesia maju
ª
 
Pengertian APBN, APBD, Struktur APBN, APBD dan Fungsi APBN, APBD

Pengertian APBN dan APBD

RAPBN merupakan kependekan dari Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. RAPBN merupakan anggaran pendapatan dan belanja negara Republik Indonesia yang telah disusun oleh Pemerintah Republik Indonesia tetapi belum disetujui oleh anggota DPR.

- APBN
merupakan kependekan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. APBN adalah anggaran pendapatan dan belanja negara Republik Indonesia setiap tahun yang telah disetujui oleh anggota DPR (Dewan perwakilan Rakyat).

- APBD merupakan kependekan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. APBD adalah anggaran pendapatan dan belanja daerah setiap tahun yang telah disetujui oleh anggota DPRD (Dewan perwakilan Rakyat Daerah).

APBN berisi daftar sistematis yang memuat penerimaan dan pengeluaran negara selama 1 tahun (1 januari sampai 31 desember) tahun berjalan. Sedang APBD berisi daftar sistematis yang memuat penerimaan dan pengeluaran daerah selama 1 tahun (1 januari sampai 31 desember) tahun berjalan.

Struktur APBN

APBN terdiri dari sektor pendapatan negara dan belanja negara.

Pendapatan Negara terdiri dari :

1. Produk Domestik Bruto adalah jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan seluruh masyarakat di suatu negara selama satu tahun, termasuk barang dan jasa yang dihasilkan warga negara asing yang ada di wilayah negara tersebut.
2. Produk Nasional Bruto adalah jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara selama satu tahun, termasuk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat negara tersebut yang berada di Negara lain.
3. Produk Nasional Neto adalah jumlah nilai barang dan jasa yang diperoleh dengan cara mengurangi GNP dengan penyusutan (depresiasi).
4. Pendapatan Nasional Neto adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima masyarakat sebagai balas jasa faktor produksi selama satu tahun setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax).
5. Pendapatan Perseorangan adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat.
6. Pendapatan Bebas adalah pendapatan yang sudah menjadi hak mutlak bagi penerimanya. Jadi, pendapatan bebas adalah pendapatan yang sudah siap untuk dibelanjakan.

Belanja Negara terdiri dari :

1. Belanja Pemerintah Pusat adalah belanja yang digunakan untuk kegiatan pembangunan pemerintah pusat yang dilaksanakan baik di pusat maupun di daerah. Belanja ini terdiri dari : belanja pegawai, belanja barang, subsidi BBM, subsidi non BBM, belanja hibah dan lain-lain.
2. Belanja Pemerintah Daerah adalah belanja yang digunakan untuk kegiatan pembangunan daerah yang kemudian akan masuk dalam APBD daerah yang bersangkutan. Belanja daerah terdiri dari : dana bagi hasil, DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusus) dan Dana Otonomi Khusus (seperti Aceh dan Papua).

Struktur APBD

1. Pendapatan daerah, terdiri dari :
- Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terdiri atas : pajak daerah yang sesuai PERDA, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan penerimaan lain-lain.
- Bagian dana perimbangan, yang meliputi Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Otonomi Khusus (seperti Aceh dan Papua).
- Lain-lain pendapatan yang sah seperti dana hibah atau dana darurat.

2. Belanja daerah, digunakan untuk keperluan penyelenggaraan tugas pemerintahan di daerah.

Fungsi APBN dan APBD


- Fungsi otorisasi, mengandung arti bahwa anggaran negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
- Fungsi perencanaan, mengandung arti bahwa anggaran negara dapat menjadi pedoman bagi negara untuk merencanakan kegiatan pada tahun tersebut.
- Fungsi pengawasan, mengandung arti bahwa anggaran negara harus menjadi pedoman untuk menilai kegiatan penyelenggaraan pemerintah negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan atau belum.
- Fungsi alokasi, berarti bahwa anggaran negara harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya serta meningkatkan efesiensi dan efektivitas perekonomian.
- Fungsi distribusi, berarti bahwa kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.
- Fungsi stabilisasi, memiliki makna bahwa anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian.
Diterbitkan di: 23 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    seberapa besar kontribusi APBN dan APBD dalam pembangunan di berbagai sektor ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    anggaran APBD 2 BERASAL DARI MANA? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dana apbd itu seharus nya di salurkan/di manfaatkan buat apa dan kemana dana itu terlesasikan apakah dana tersebut bisah menjamin masyarakat 2apakah fungsi tersebut bisa di jamin atau terbukti ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    APBD merupakan suatu rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang dilaksanakan melalui persetujuan DPRD untuk jangka waktu 1tahun. ABPD ini dimanfaatkan untuk penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik untuk belanja tidak langsung (belanja gaji, tunjangan pegawai, dll juga belanja langsung untuk kepentingan masyarakat (realisasi program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat)dan seharusnya belanja langsung untuk masyarakatlah yang harus diprioritaskan. 26 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jika dana apbd masuk ke perusahaan apa yang terjadi pada perusahaan tersebut?? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    dana APBD yang masuk ke perusahaan, status perusahaannya itu siapa?(swasta ataukah BUMD). Jadi, ketika dananya masuk ke perusahaan, itu diguakan ketika adanya kontrak kerja atau proyek pembangunan atau hal lain yang dilakukan oleh pemerintah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah. Sedangkan keika dana tsb digunakan untuk kepentingan BUMD, otomatis keluarannya untuk masyarakat, sedangkan hasil dari pengelolaan BUMD tsb adalah untuk meningkatkan Penadpatan Asli Daerah. 26 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APAKAH STRUKTUR APBN 2012 MASH DALAM RANCANGAN ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Sekarang tahun 2013, rancangan APBD yang sedang dikerjakan olh pemerintah saat ini adalah APBD untuk tahun 2014 dan realisasi APBD 2013 yang telah dirancang dan disahkan bersama pada tahun sebelumnya (tahun 2012) sedang dilaksanakan oleh pemerintah daerah-sekarang; 26 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Kelemahan APBN yang sekarang dan yang dulu ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Kelemahan APBN yang dulu, perancangannya lebih bersifat sentralistik, semua rancangan keuangan tahunan negara ditntukan secara terpusat (top down),sehingga seringkali mengabaikan kepantingan apa yg sebenarna dibutuhkan masyarakat di daerah2. Sekarang, proses perencanaan ditentukan dr bawah scr berjenjang olh setiap satuan pemerintahan yang ada & berlaku di negara ini melalui bnyak metode perencanaan, namun kuasa otda serngkali membuat bnyak pjbt cndrung mcri keunt.prbdi me& mngbaikan kepnt.ma 26 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dari orang yang mau bayar pajak. Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa yang dimaksud dengan dana alokasi khusus dan dana alokasi umum,serta perbedaan dana alokasi umum dan alokasi khusus Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa Perbedaan antara dana alokasi umum dan dana alokasi khusus Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APBN DAN APBD DI DAPATKAN DARI MANA Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.