Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

The Efficient Frontier

oleh: irzu     Pengarang : qurratu
ª
 
Pendekatan Markowitz dalam memilih portofolio harus
mengevaluasi portofolio berdasarkan return yang diharapkan dan risiko
yang diukur dari standar deviasi. Markowitz menurunkan konsep yang
disebut efficient portfolio, yang didefinisikan sebagai portofolio yang
mempunyai risiko terkecil untuk expected return yang sama, atau expected
return terbesar untuk tingkat risiko yang sama. Gambar 2-6
menggambarkan sejumlah kemungkinan portofolio yang ada untuk
sejumlah saham. Kemungkinan kombinasi tersebut sangat banyak
mengingat jumlah alokasi untuk tiap saham bisa sangat bervariasi. Semua
kombinasi tidak perlu dicoba karena yang perlu diperhatikan hanyalah
portoflio yang berada dalam “efficient set”.
Dengan demikian hubungan antara risiko yang diukur dengan
beta dan standart deviasi pada model markowitz dapat ditunjukkan oleh
Capital Market Line (CML), yang juga terhubung dengan garis SML
(security market line), di mana keduanya merupakan pengukur tingkat
return, dengan tingkat keuntungan yang diharapkan pada pengukuran beta
dan deviasi standart masing-masing saham.
Dan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa Penerapan
model Markowitz sebagai alat bantu permodelan, bersifat determenistik
atau tidak memerlukan pengujian secara statistik, tidak ditemukan adanya
kelemahan dalam analisis model ini, karena Markowitz Efficient Portfolio
(MEP) hanya menggagas teori yang menyatakan bagaimana investor
menghadapi investasi di pasar modal. Dan kita dapat mengetahui
kelebihan dari model ini dengan gambaran dan analisanya tentang
seberapa besar tingkat risk atas return yang tergambar dalam indifference
curve, karena kita juga dapat mengetahui perilaku investor dalam memilih
portofolio yang optimal yang tergambar dalam indifference curve atau
efficient frontier.
Diterbitkan di: 24 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.