Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pasar Uang dan Kurva LM

oleh: irzu     Pengarang : johan wahyu
ª
 
Analisis IS-LM berkembang dari pandangan Keynes yang menyatakan
bahwa suku bunga ditentukan oleh permintaan dan penawaran uang. Dalam
keadaan dimana penawaran uang tetap, perubahan-perubahan dalam suku
bunga hanya akan terjadi apabila permintaan uang mengalami perubahan.
Perubahan permintaan uang terutama bersumber dari perubahan dalam
pengeluaran agregat. Pengeluaran agregat yang semakin meningkat akan
semakin menambah permintaan uang. Kenaikan ini selanjutnya akan
meningkatkan suku bunga. Dengan demikian, dalam keadaan penawaran uang
yang tidak berubah, semakin tinggi pendapatan nasional, semakin tinggi suku
bunga. Hal inilah yang digambarkan oleh kurva LM. Penawaran dan Permintaan uang
Yang dimaksud dengan penawaran uang atau uang yang beredar adalah
jumlah uang yang tersedia dalam perekonomian dan dapat digunakan untuk
membiayai transaksi-transaksi yang dilakukan dalam masyarakat. Dalam
analisis makro ekonomi yang terutama di perhatikan adalah dua konsep dari
penawaran uang, yaitu M1 dan M2. Penawaran uang dalam pengertian yang
sempit (M1) meliputi uang kertas dan uang logam yang beredar (uang kartal)
dan tabungan giral dalam bank-bank umum / perdagangan (komersial).
Sedangkan M2, yaitu pengertian penawaran uang yang lebih luas, meliputi M1
dan ditambah dengan tabungan masyarakat yang di depositokan dalam
tabungan komersial.
Permintaan uang dapat didefinisikan sebagai keseluruhan jumlah uang
yang ingin dipegang oleh masyarakat dan perusahaan. Jumlah uang yang
diminta dalam perekonomian pada suatu waktu tertentu ditentukan oleh tiga
faktor:27
a. Permintaan uang yang digunakan dalam transaksi untuk membeli barang
dan jasa. Semakin tinggi pendapatan seseorang semakin banyak barang dan
jasa yang akan mereka beli. Dengan demikian semakin banyak uang yang
diperlukan untuk membiayai transaksi yang dilakukan.
b. Permintaan uang untuk tujuan berjaga-jaga. Uang juga diminta dan
disimpan untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan,
seperti sakit, kecelakaan, kehilangan pekerjaan dan sebagainya. Dalam
keadaan seperti itu pengeluaran akan meningkat dari biasa. Lebih banyak
pendapatan seseorang lebih banyak uang yang disimpan untuk tujuan
berjaga-jaga. Permintaan uang untuk transaksi dan untuk berjaga-jaga
jumlahnya tergantung kepada tingkat pendapatan masyarakat dapat secara
ringkas dinyatakan secara formula al-jabar MD
t = f (Y). Dimana MD
t
adalah permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga dan Y adalah
pendapatan nasional.
c. Permintaan uang untuk digunakan dalam spekulasi. Dalam perekonomian
modern sebagian dari harta kekayaan masyarakat atau perusahaan di simpan
dalam bentuk saham, obligasi atau dalam bentuk deposito. Suku bunga
merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan pilihan tersebut
Oleh karena itu sifat permintaan uang untuk tujuan spekulasi dapat
dinyatakan dengan persamaan:
MD
s = f (r)
dimana MD
s adalah permintaan uang untuk spekulasi dan r adalah suku
bunga. Ketika suku bunga tinggi, masyarakat akan menggantikan uang
dengan harta-harta keuangan (saham, obligasi, deposito), maka nilai MD
adalah rendah. Sebaliknya ketika suku bunga rendah, masyarakat lebih
suka memegang uang , sehingga menyebabkan MD
tinggi.
Diterbitkan di: 15 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.