Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Teori Nilai Uang

oleh: oxlay    
ª
 
Pada garis besarnya, teori tentang nilai uang dapat dibagi dalam tiga kelompok, yaitu:
1. Teori Nilai Barang
a. Teori logam atau katalistik (Adam Smith). Masyarakat menerima benda sebagai uang karena bahannya terbuat dari logam bernilai tinggi.
b. Teori nilai batas (Karl Menger). Masyarakat menerima benda sebagai uang karena masyarakat memerlukan barang tersebut.

2. Teori Nilai Uang Nominalisme
a. Teori Konvensi atau perjanjian (Thomas Aquino). Uang diterima sebagai alat tukar karena sebelumnya telah ada konvensi (perjanjian) antarmasyarakat satu dengan yang lain untuk menggunakan benda tertentu sebagai alat bantu.
b. Teori Kenegaraan. Uang diterima sebagai alat tukar karena ada ketentuan dari pemerintah.
c. Teori Klaim atau tuntutan (John Stuart Mill). Uang diterima sebagai alat tukar karena ada tuntutan dari masyarakat terhadap barang yang dihasilkan masyarakat.
d. Teori Kebiasaan. Uang diterima sebagai alat tukar karena kebiasaan mereka menggunakan benda tersebut dalam pertukaran.
e. Teori Realisme (David Humme). Masyarakat menerima uang karena menilai uang tersebut dapat memudahkan pertukaran.

3. Teori Nilai Internal
a. Teori Kuantitas Uang
1) David Ricardo:
- harga barang dan uang beredar berbanding lurus
- jumlah uang beredar dan nilai uang berbanding terbalik
2) Irving Fisher dalam bukunya The Puchasing Power of Money menjelaskan dalam bentuk persamaan:

MV = PT

M: Money (jumlah uang yang beredar)
V: Velocity Circulation of Money (kecepatan peredaran uang)
P: Price (tingkat harga umum)
T: Trade (jumlah barang yang beredar)

b. Teori Persediaan Kas / Teori Sisa Tunai (Alfred Marshall), dengan rumus:

M = K.P.Y

M: Money (jumlah uang yang beredar)
K: Koefisien (keinginan untuk menahan uang sebagai persediaan kas)
P: Price (tingkat harga umum)
Y: Income (pendapatan)

c. Teori Pendapatan (J.M. Keynes), disebut juga dengan teori Liquidity Preference yang menyatakan bahwa motif seseorang senang memegang uang tunai karena didorong oleh tiga motif, yaitu:
- motif untuk bertransaksi
- motif untuk berjaga-jaga
- motif spekulasi
Diterbitkan di: 13 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Teori kuantitas menurut david ricardo disebut juga.? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.