Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Safety Stock

oleh: rajauntung     Pengarang : ahmad agus
ª
 
Safety stock adalah persediaan tambahan yang diadakan untuk melindungi atau menjaga kemungkinan terjadinya kekurangan bahan (stock out) (Assauri, 1978). Stock out dapat disebabkan oleh adanya penggunaan bahan baku yang lebih besar dari perkiraan semula atau adanya keterlambatan bahan baku yang dipesan. Dengan adanya safety stock akan mengurangi stockout cost bagi perusahaann. Akan tetapi akan menimbulkan penambahan carrying cost sebesar perkalian antara prosentase carrying cost terhadap harga atau nilai safety stock.. Untuk itu penentuan safety stock yang optimum sangat diperlukan.Penentuan besarnya safety stock dapat ditentukan dengan metode pendekatan probabilitas stock out (probability stock out approach) dan pendekatan service level (level of service approach) (Assuari 1978).Biaya PersediaanBiaya persediaan merupakan keseluruhan biaya operasi atas sistem persediaan (Yamit, 1999) yang meliputi biaya pembelian (purchase cost), biaya pemesanan (order cost), biaya simpan (holding cost), biaya kekurangan persediaan (stockout cost).Biaya pembelian adalah harga per unit apabila item dibeli dari luar, atau biaya produksi per unit apabila diproduksi dalam perusahaan. Biaya pengangkutan atau biaya tenaga kerja, bahan baku, overhead pabrik apabila bahan baku diproduksi dalam perusahaan harus ditambahkan dalam biaya pembelian.Biaya pemesanan adalah biaya yang berasal dari pembelian pesanan dari supplier atau biaya persiapan (setup cost) apabila bahan diproduksi di dalam perusahaan. Biaya pemesanan dapat berupa biaya pembuatan daftar permintaan, menganalisis supplier, inspeksi bahan, dan pelaksanaan proses transaksi.Biaya simpan adalah biaya yang dikeluarkan atas investasi dalam persediaan, pemeliharaan maupun investasi secara fisik. Biaya simpan dapat berupa biaya modal, pajak, asuransi, material handling, keusangan, dan semua biaya yang dikeluarkan untuk memelihara persediaan.Biaya kekurangan persediaan adalah konsekuensi ekonomis atas kekurangan persediaan baik dari luar maupun dari dalam apabila bahan diproduksi sendiri. Biaya kekurangan persediaan dapat berupa biaya back order, biaya kesempatan penjualan, biaya kesempatan menerima keuntungan, idle kapasitas dan penurunan produksi. Untuk mengatasi masalah seperti ini, perusahaan melakukan pembelian darurat sehingga perusahaan harus menanggung biaya tambahan (extra cost).
Diterbitkan di: 30 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.