Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Ekonomi>Definisi dan Fungsi Persediaan

Definisi dan Fungsi Persediaan

oleh: rajauntung     Pengarang : afifudin
ª
 
Definisi dan Fungsi Persediaan

Definisi persediaan (inventory) adalah sumber daya mengganggur (idle resources) yang menunggu proses lebih lanjut. Yang dimaksud dengan proses lebih lanjut tersebut adalah berupa kegiatan produksi pada sistem manufaktur, kegiatan pemasaran pada sistem distribusi ataupun kegiatan konsumsi pangan pada sistem rumah tangga. Dalam sistem manufaktur persediaan terdiri dari 3 bentuk sebagai berikut :1. Bahan baku, yaitu merupakan input awal dari proses tranformasi menjadi produk jadi.2. Barang setengah jadi, yaitu merupakan bentuk peralihan antara bahan baku dengan produk setengah jadi.3. Barang jadi, yaitu merupakan hasil proses akhir tranformasi yang siap dipasarkan kepada konsumen

Biaya-Biaya Dalam Sistem Persediaan

Secara umum dapat dikatakn bahwa biaya system persediaan adalah semua pengeluaran dan kerugian yang timbul sebagai akibbat adanya persediaan. Biaya system persediaan terdiri dari biaya pembeliaan, biaya pemesanan, biaya simpan, dan biaya kekurangan persediaan. Berikut ini akan diuraikan secara singkat masing-masing komponen biaya diatas.

Biaya Pembelian

Biaya pembelian adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli barang. Besarnya biaya pembelian ini tergantung pada jumlah barang yang dibeli dan harga satuan barang. Biaya pembelian menjadi factor penting ketika harga barang yang dibeli tergantung pada ukuran pembelian. Situasi ini akan diistilahkan sebagai Quantity Discount atau Price Break dimana harga barang per unit akan turun bila jumlah barang yang dibeli meningkat. Dalam kebanyakan teori persediaan, komponen biaya pembelian tidak dimaasukkan kedalam total biaya sisitem persediaan karena diasumsikan bahwa harga barang per unit tidak dipengaruhi oleh jumlah barang yang dibekli sehingga komponen biaya pembelian untuk periode waktu tertentu (misalnya 1 tahun) konstan dan hal ini tidak akan mempengaruhi jawaban optimal tentang berapa banyak barang yang harus dipesan.

Biaya Pengadaan

Biaya Pengadaan dibedakan atas 2 jenis sesuai asal usul barang yaitu biaya pemesanan (Ordering Cost) bila barang yang diperlukan diperoleh dari pihak luar (Supplier) dan biaya pembuatan (Set-up Cost) bila barang diperoleh dengan memproduksi sendiri.1. Biaya PemesananBiaya pemesanan adalah semua pengeluaran yang timbul untuk mendatangkan barang dari luar. Biaya ini meliputi biaya untuk menentukan pemasok, pengetikan pesanan, pengiriman pesanan, biaya pengangkutan, biaya penerimaan, dan seterusnya. Biaya ini disumsikan konstan untuk setiap kali pesan.2. Biaya PembuatanBiaya Pembuatan adalah semua pengeluaran yang timbul dalam mempersiapkan produksi suatu barang. Biaya ini timbul didalam pabrik yang meliputi biaya menyusun peralatan produksi, menyetel mesin, mempersiapkan gambar kerja dan seterusnya. Karena kedua biaya tersebut mempunyai peranan yang sama yaitu pengadaan barang maka kedua biaya tersebut disebut sebagai biaya pengadaan.

Biaya Penyimpanan

Biaya Penyimpanan adalah semua pengeluaran yang timbul akibat menyimpan barang. Biaya ini meliputi biaya – biaya sebagai berikut :1. Biaya memiliki persediaan (Biaya Modal)Penumpukan barang digudang berarti penumpukan modal. Dimana modal perusahaan mempunyai ongkos (Expense) yang dapt diukur dengan suku bunga bank. Oleh karena itu biaya yang ditimbulkan karena memiliki persediaan harus diperhitungkan dalam system persediaan . Biaya memiliki persediaan diukur sebagai persentase nilai persediaan untuk periode waktu tertentu.2. Biaya GudangBarang yang disimpan memerlukan tempat penyimpanan sehingga timbul biaya gudang dan peralatannya disewa maka biaya gudangnya merupakan biaya sewa sedangkan bila perusahaan mempunyai gudang sendiri maka biaya gudang merupakan biaya depresiasi.3. Biaya Kerusakan dan PenyusutanBarang yang disimpan dapat mengalami kerusakan dan penyusutan karena beratnya berkurang ataupun jumlahnya berkurang karena hilang. Biaya kerusakan dan penyusutan biasanya diukur dari pengalaman esuai dengan persentasenya.4. Biaya Kadaluarsa (Absolence)Barang yang disimpan dapat mengalami penurunan nilai Karena perubahan teknologi dan model seperti barang-barang elektronik. Biaya kadaluarsa biasanya diukur dengan besarnya penurunan nilai jual dari barang tertsebut.5. Biaya Administrasi dan PemindahanBiaya ini dikeluarkan untuk mengadministrasi persediaan barang yang ada, baik pada saat pemesanan, penerimaan barang maupun penyimpanannya dan biaya untuk memindahkan barang dari atau ke tempat penyimpanan termasuk upah buruh dan biaya peralatan handling. Dalam manajemen persediaan,. terutama yang berhubungan dengan masalah kuantitatif, biaya simpan per unit diasumsikan linier terhadap jumlah barang yang disimpan (misalnya Rp/unit/tahun).
Diterbitkan di: 30 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.