Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Teori Nilai Uang

oleh: marthayunanda     Pengarang : March
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif";}

TEORI UANG

Teori nilai uang membahas masalah-masalah keuangan yang berkaitan dengannilai uang.Nilai uang menjadi perhatian para ahli ekonomi, karena tinggi ataurendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi.Hal initerbukti dengan banyaknya teori uang yang disampaikan oleh beberapa ahli.

Teori uang terdiri atas dua teori:

1) Teori Uang Statis (teori Kualitatif Statis).

Dalam teori ini dipertanyakan apakah sebenarnya uang?Dan mengapa uangitu ada harganya?Mengapa uang itu sampai beredar?Teori ini disebutstatis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan olehperkembangan ekonomi. Yang termasuk teori uang statis adalah:

a) Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KMAPP

Uang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan samadengan nilai logam yang dijadikan uang itu, contoh: uang emas dan uangperak.

b) Teori Konvensi (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari

Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatanmasyarakat untuk mempermudah pertukaran.

c) Teori Nominalisme

Uang diterima berdasarkan nilai pertukarannya, yaitu daya belinya.

d) Teori Negara.

Asal mula uang karena negara, apabila negara menetapkan apa yangmenjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. Jadi uang bernilaikarena pengumuman negara berupa undang-undang pembayaran yangdisahkan.

2) Teori Uang Dinamis.

Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang. Teoridinamis antara lain:

a) Teori Kuantitas dari David Ricardo

Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangattergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubahmenjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengahdari semula, dan juga sebaliknya. Secara rumus teori ini dapat dinyatakandengan rumus:

M = K P atau P = 1K

M = Jumlah uang

K = pembanding tetap/konstanta

P = Tingkat harga

b) Teori Kuantitas dari Irving Fisher

Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi olehIrving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang,barang dan jasa sebagai faktor yang mempengaruhi nilai uang dan Fishermengajukan rumus yang lazim disebut Fishers equation, dengan rumussebagai berikut:

M V = P T

M = Jumlah uang yang beredar

V = Kecepatan peredarannya

P = Tingkat harga

T = Jumlah transaksi

Sehingga nilai uang dapat dicari dengan cara jumlah uang dikali kecepatanperedaran uang dibagi jumlah transaksi atauP = M . V

Diterbitkan di: 25 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang terjadi pada PDB nominal jika uang beredar tumbuh sebesar 20% tapi velocity turun 30% Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengenai tentang nilai uang itu sendiri, sa berpendapat bahwa uang itu seharusnya mampu mempertahankan nilainya. artinya uang itu harusnya senilai dengan kandungan uang itu sendiri. Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa sebenarnya uang itu? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    uang itu benda yang disepakati untuk menghargai sesuatu, atau bisa dikatakan perwakilan untuk suatu yang berharga 31 Oktober 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.