Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Ekonomi>Pengertian Bimbingan Jasmani

Pengertian Bimbingan Jasmani

oleh: ryantampan     Pengarang : ummi athifi
ª
 
Bimbingan adalah suatu bantuan yang diberikan kepada murid untukmenemukan sendiri dan memberi respon yang tepat atas kemauan sendiridengan masalah studi atau sosial.15
Jasmani adalah kata sifat dengan asal kata jasad yang berarti tubuhatau benda.16
Bimbingan jasmani adalah bimbingan melalui saranajasmani, dengan aktivitas-aktivitas jasmani atau aktivitas-aktivitas fisikdengan menumbuhkan sifat-sifat yang baik, seperti: jujur, sportif, disiplindan bertanggung jawab.Bimbingan jasmani diambil dari pendidikan jasmani. Para pakar diAmerika Serikat yang berpendirian bahwa pendidikan jasmani adalahpendidikan dari jasmani dan perlu diberikan di lembaga pendidikan karenaaktivitas jasmani yang berbentuk latihan memberikan manfaat bagi pesertadidik dalam bentuk kesegaran jasmani dan pemeliharaan kesehatan. Jadi dapat dikatakan bahwa satu-satunya tujuan dari pendidikan jasmani adalahuntuk memelihara dan meningkatkan kesegaran jasmani dan kesehatan.17Sebelum ditarik kesimpulan akhir tentang pengertian bimbinganjasmani, maka ada baiknya dijelaskan terlebih dahulu tentang pengertianpendidikan jasmani yang dikemukakan beberapa ahli berikut :1) Dalam Undang-undang No. 4 Tahun 1950 tentang dasar-dasarpendidikan dan pengajaran terdapat Bab IV Pasal 9 tentang pendidikanjasmani yang berbunyi: “pendidikan jasmani yang menuju kepadakeselarasan antara tumbuhnya badan dan perkembangan jiwa danmerupakan suatu usaha untuk membuat bangsa Indonesia yang sehatdan kuat lahir dan batin.”2) Menurut Abdul Ghafur: “pendidikan jasmani adalah suatu prosespendidikan seseorang sebagai perorangan maupun sebagai anggotamasyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematis melaluikegiatan jasmani yang intensif dalam rangka memperoleh peningkatankemampuan dan keterampilan jasmani, pertumbuhan kecerdasan danpembentukan watak.”3) Menurut Nixon dan Jewett pakar pendidikan Amerika Serikat.Pendidikan jasmani adalah satu tahap atau aspek dari prosespendidikan keseluruhan yang berkenaan dengan perkembangan danpenggunaan kemampuan gerak individu yang dilakukan atas kemauan sendiri serta bermanfaat dan dengan reaksi atau respon yang terkaitlangsung dengan mental, emosi dan sosial.4) Menurut Frost, pendidikan jasmani terdiri dari perubahan danpenyesuaian yang terjadi pada individu bila ia bergerak danmempelajari gerak.18
Dari beberapa pendapat di atas menjelaskan bahwa pengertianpendidikan jasmani adalah perkembangan dan penggunaan kemampuangerak individu dengan reaksi yang terkait langsung dengan emosi dansosial. Pendidikan jasmani terdiri dari satu lingkungan belajar khusus yangbercirikan banyak kondisi dan rangsang yang dirancang khusus yangdiberikan untuk memberikan kemungkinan bereaksi secara jasmaniah,sosial, emosional dan intelektual.Pendidikan jasmani yang diadaptasi sebagai bimbingan jasmanidalam hukuman, berbeda dengan olahraga. Kata olahraga sepadan dengan“sport” dalam bahasa Inggris yang berarti aktivitas yang dikerjakan untukmendapatkan kesenangan atau rekreasi. Olahraga bercirikan permainan,ada tantangan yang dihadapi dan dilaksanakan secara sportif. Olahragamenurut Abdul Ghafur adalah bentuk-bentuk kegiatan jasmani yangterdapat dalam permainan, perlombaan dan kegiatan jasmani yang intensifdalam rangka memperoleh rekreasi, kemenangan dan prestasi optimal.
Bimbingan jasmani adalah bimbingan yang diberikan kepada pesertadidik dengan unsur-unsur pendidikan jasmani dengan pengertianpengertianyang telah dijelaskan di atas. sebagai alat pendidikan yangberupa hukuman terhadap pelanggaran peraturan yang dilakukan olehpeserta didik.Al-Ghazali menempatkan aspek jasmaniah manusia pada tingkattingkatkebahagiaan manusia, ia berpendapat : “keutamaan-keutamaanjasmaniah terdiri dari empat macam : kesehatan jasmani, kekuatanjasmani, keindahan jasmani dan panjang umur”.Aspek jasmaniah merupakan salah satu dasar pokok untukmendapatkan kemajuan dan kebahagiaan dalam kehidupan manusia,dengan akal dan jiwa yang sehat terdapat pada jasmani yang sehat pula.Hubungan antara jasmaniah dan rohaniah manusia saling memberikanpengaruh timbal balik, yaitu hal-hal yang berpengaruh pada jasmani,demikian sebaliknya. Kemudian ia menjelaskan keutamaan jasmaniah,sebagai berikut :“Adapun kebutuhan pada kesehatan dan kekuatan jasmani serta panjangumur adalah tidak perlu diragukan lagi. Namun yang kadang-kadangterhina adalah keindahan jasmani yang sehat dan selamat dari berbagaipenyakit yang mengganggu untuk berusaha mencapai keutamaan adalahtelah dapat mencukupi sebagai sarana mendapatkan kebahagiaan”Jelaslah bahwa, Al-Ghozali sangat memperhatikan dan menekankanaspek jasmaniah untuk mencapai keutamaan-keutamaan rohaniah. Tujuanpendidikan jasmaniah ini adalah untuk mengadakan keselarasan antara jiwa dan raga, antara jasmani dan rohani, bukan hanya kesehatan jasmanisemata-mata. Bahkan Al-Ghozali memandang aspek jasmaniah sebagaisarana untuk tercapai maksud manusia, dan sarana untuk melaksanakankewajiban-kewajiban agama.19

referensi ;

15 Soeganda Poerbakawatja, Ensiklopedi Pendidikan, (Jakarta: Gunung Agung, 1982), 46
16 Poerwadarminto, Kamus umum B. Indonesia, ( Jakarta: Balai pustaka,.....), 405.
17 Arma Abdulloh, Dasar-dasar Pendidikan Jasmani,..........18
18 Arma Abdullah, Dasar-dasar Pendidikan Jasmani, Proyek Pembinaan dan Peningkatan TenagaKependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdikbud, 8
19 Zainuddin, dkk, Seluk beluk Pendidikan Al-Ghozali, (Jakarta: Bina Aksara, 1991), 126.
Diterbitkan di: 09 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.