Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Ekonomi>Sekilas Tentang Inflasi ( Definisi, Penyebab dan Jenis )

Sekilas Tentang Inflasi ( Definisi, Penyebab dan Jenis )

oleh: RedvaKaurvaki    
ª
 

Inflasi memiliki beberapa definisi. Dalam ilmu ekonomi, inflasi dedifinisikan sebagai suatu proses meningkatnya harga- harga secara umum dan terus- menerus yang erat hubungannya dengan mekanisme pasar yang dipicu oleh beberapa faktor, seperti konsumsi mayarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar atau ketidaklancaran distribusi barang. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa atau proses menurunnya nilai mata uang secara kontinyu, tapi bukan semata- mata tingkat tinggi rendahnya harga. Inflasi bisa dijadikan sebagai indikator untuk melihat tingkat perubahan dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga secara terus- menerus dan saling mempengaruhi.


Penyebab Inflasi

1. Inflasi Tarikan Permintaan ( Demand Pull Inflation )

Dalam hal ini, inflasi terjadi karena adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas ( kelebihan likuiditas ) di pasar sehingga permintaan menjaadi tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya volume pada permintaan terahadap berang dan jasa akan berakibat bertambahnya permintaan terhadap faktor- faktor produksi, sehingga harga faktor produksi juga akan meningkat. Penyebab inflasi jenis ini dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan moneter atau Bank Sentral.

2. Inflasi Tarikan Biaya ( Cosh Pull Inflation )

Inflasi yang disebabkan karena tarikan/ tekanan biaya terjadi akibat adanya kelangkaan produksi atau kelangkaan distribusi, meskipun secara umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan.Kelangkaan distribusi & produksi ini dapat terjadi karena karena masalah teknis di sumber produksi, bencana alam, cuaca, atau kelangkaan bahan baku. Salah satu akibat yang terjadi karena tidak lancarnya distribusi dan produksi ini adalah timbulnya kenaikan harga yang memicu inflasi.


Jenis atau Penggolongan Inflasi

1. Inflasi berdasarkan asalnya

· Inflasi yang berasal dari dalam negeri, yaitu inflasi yang terjadi karena adanya deficit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar sehingga harga pangan menjadi mahal.

· Inflasi yang berasal dari luar negeri, yaitu inflasi yang terjadi karena naiknya harga barang impor yang dipengaruhi faktor biaya produksi luar negeri yang naik atau adanya kenaikan tarif barang impor.

2. Inflasi berdasarkan besaran cakupan pengaruh terhadap harga

· Inflasi Tertutup ( Closed Inflation ), yaitu inflasi yang terjadi jika kenaikan harga hanya berpengaruh terhadap satu atau dua jenis barang tertentu saja.

· Inflasi Terbuka ( Open Inflation ), yaitu inflasi yang terjadi jika kenaikan harga terjadi pada semua jenis barang secara umum.

· Inflasi yang Tidak Terkendali, yaitu inflasi yang sangat hebat dimana harga berubah- rubah dan meningkat setiap saat sehingga peredaran uang menjadi sangat luas dan nilai uang terus merosot.

3. Inflasi berdasarkan tingkat keparahannya

· Inflasi ringan, yaitu jika inflasi kurang dari 10% per tahun.

· Inflasi sedang, yaitu jika inflasi antara 10% sampai 30% per tahun.

· Inflasi berat, yaitu jika inflasi antara 30% sampai 100% per tahun.

· Hiperinflasi, yaitu jika inflasi lebih dari 100% per tahun.

Diterbitkan di: 08 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.