Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Ekonomi>Perkembangan, Prospek, dan Permasalahan UMKM

Perkembangan, Prospek, dan Permasalahan UMKM

oleh: Aamprogresif     Pengarang : Sri Lestari Hs.
ª
 

Peningkatan peran dan kegiatan usaha UMKM semakin nampak sejak
krisis tahun 1997, UMKM telah menunjukkan perkembangan yang terus
meningkat dan bahkan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi
nasional. Hal tersebut dapat dilihat dari data BPS 2003, yang menunjukkan
populasi UMKM mencapai sekitar 48,39 juta unit atau 99,85% dari keseluruhan
pelaku bisnis di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari 42,33 juta usaha kecil
dengan pertumbuhan 9,46% atau 3,15% per tahun selama kurun waktu 2000-
2003, dan usaha menengah sebanyak 61.986 dengan pertumbuhan 13,46% atau
4,46% per tahun selama kurun waktu 2000-2003. Disamping itu UKM
memberikan kontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja yaitu 99,4% dan
memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp.
1.013,5 triliun atau 56,73%. Dari data tersebut perkembangan UMKM dapat dikatakan cukup baik
dan masih memiliki prospek yang baik untuk ditingkatkan, mengingat proses
restrukturisasi sektor korporat dan BUMN berlangsung lamban, padahal
permintaan barang dan jasa yang selama ini dipenuhi sektor korporat terus
meningkat, sehingga memberikan peluang usaha bagi UMKM dalam berbagai
sektor ekonomi. Pertumbuhan dan peran UMKM masih bisa terus ditingkatkan,
tidak saja karena ketangguhannya dalam menghadapi berbagai kejutan ekonomi,
tetapi juga kemampuannya yang besar dalam menyediakan lapangan kerja, serta
mengatasi kemiskinan. Dengan semakin menguatnya komitmen pemerintah saat
ini, iklim investasi dan kegairahan usaha dalam perekonomian nasional,
termasuk UMKM akan jauh lebih baik. Untuk menjamin optimisme
perkembangan UMKM di masa depan, jelas memerlukan penguatan peran dan
strategi pembiayaan, khususnya dari industri perbankan untuk mendukungnya.
Sebagaimana kita ketahui dari berbagai studi, bahwa dalam mengembangkan
usahanya UMKM menghadapi berbagai kendala baik yang bersifat internal
maupun eksternal, permasalahan-permasalahan tersebut antara lain: 1)
manajemen, 2) permodalan, 3) teknologi, 4) bahan baku, 5) informasi dan
pemasaran, 6) infrastruktur, 7) birokrasi dan pungutan, 8) kemitraan. Dari
beragamnya permasalahan yang dihadapi UMKM, nampaknya permodalan tetap
menjadi salah satu kebutuhan penting guna menjalankan usahanya, baik
kebutuhan modal kerja maupun investasi.
Untuk memenuhi kebutuhan permodalan tersebut, UMKM paling tidak
menghadapi empat masalah, yaitu : 1) masih rendahnya atau terbatasnya akses
UMKM terhadap berbagai informasi, layanan, fasilitas keuangan yang
disediakan oleh lembaga keuangan formal, baik bank, maupun non bank
misalnya dana BUMN, ventura; 2) prosedur dan persyaratan perbankan yang
terlalu rumit sehingga pinjaman yang diperoleh tidak sesuai kebutuhan baik
dalam hal jumlah maupun waktu, kebanyakan perbankan masih menempatkan
agunan material sebagai salah satu persyaratan dan cenderung
mengesampingkan kelayakan usaha; 3) tingkat bunga yang dibebankan
dirasakan masih tinggi; 4) kurangnya pembinaan, khususnya dalam manajemen
keuangan, seperti perencanaan keuangan, penyusunan proposal dan lain
sebagainya. Kondisi tersebut mengakibatkan UMKM tetap tidak bisa
menjangkau berbagai skim kredit yang disediakan pemerintah dimasa lalu,
seperti: 1) 12 (dua belas) skim kredit program bersubsidi; 2) 16 (enam belas)
skim kredit komersial; 3) 2 (dua) jenis skema pembiayaan; 4) 4 (empat) jenis
pembiayaan bukan bank yaitu modal ventura, leasing, factoring; 5) skema
pegadaian; 6) 4 (empat) skim penjaminan dan asuransi, dan; 7) 9 (sembilan)
skim pembiayaan sektoral.

Diterbitkan di: 16 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.