Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Konseling>Studi kasus ( Perkelahian di sekolah )

Studi kasus ( Perkelahian di sekolah )

oleh: tokoh_pengatahuan     Pengarang : khaidir sani S.Pd
ª
 
Perkelahian siswa disekolah :

Hai sobat semua ini berupa kasus siswa yang mungkin bermanfaat bagi teman semua untuk bahan studi kasus siswa dari mata kuliah bimbingan konseling, langsung saja simak pemaparan berikut ??


Deskrifsi kasus siswa :

Dalam sebuah sekolah negri telah tejadi pertengkaran atau perkelahian yang terjadi di tempat belakang sekolah oleh dua orang siswa laki-laki sedang berkelahi karena permasalahan antara keduanya sehingga terjadi perkelahian saling pukul satu sama lain dan hingga ketahuan guru pembimbing.


Dalam penanganan kasus ini konselor menggunakan metode “Trait and Factor” adalah sebagai berikut :

1. Analisis

  • Dari hasil laporan dewan guru dan siswa/siswi yang menyaksikan peristiwa itu terjadi perkelahian dengan saling pukul di ruang kelas.
  • Dari hasil wawancara dengan dua orang siswa tersebut ditemukan permasalah yang menimbulkan perkelahian berupa permasalah saling mengata-ngatain satu sama lain.

2. Sentisis

Dalam permasalahan atau kasus ini ditemukan masalah perkelahian dua orang siswa laki-laki yang saling mengejek sehingga terjadi perkelahian di dalam ruang kelas.

3. Diagnosis

Pada kasus ini atau permasalahan dua orang siswa laki-laki ini berkelahi karena di sebabkan oleh perkataan saling mengejek sehingga yang dikatain itu marah sehingga terjadi perkelahian saling balas.

4. Prognosis

Kemungkinan masalah siswa ini tidak diselesaikan :

  • Akan terjadi perkelahian saling dendam yang berkepanjangan
  • Menghilangnya ketenangan bersekolah.
  • Mengganggu siswa yang lain.

Kemungkinan masalah diselesaikan :

  • Hubungan dua orang siswa laki-laki ini menjadi baik.
  • Belajar jadi tenang karena lepas dari beban perkelahian.

5. Treatment (Konseling)

Dalam proses treatment atau penanganan kasus ini konselor atau pembimbing menkonseling kedua orang siswa ini dengan cara menyelesaikan dengan atas penyebab terjadi kasus ini yaitu :

  • Menjelaskan kejadian perkelahian bukan hal baik atau melanggar kedisiplinan sekolah sehingga konseling/klien paham atas kesalahanya.
  • Mendamaikan dengan mengasih saran demi terjalin hubungan baik atas kedua siswa ini sehingga mereka berdua saling saling bersalaman dan saling memaafkan.

6. Follow up (Tindak lanjut)

Konselur mengamati secara langsung beberapa hari apakah masih terjadi permasalahan itu teryata dari proses ini maka siswa tersebut semakin baik dan akrab.


Demikian lah studi kasus dalam perkelahian siswa dengan metode trait and factor tentang perkelahian siswa di sekolah, semoga bermanfaat dan minta penilaianya tentang resume kasus dalam akademis bimbingan konseling. dan terima kasih atas kunjunganya. dan simak artikel dibawah ini.

Diterbitkan di: 13 Mei, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.