Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Konseling>Teknik-teknik Dalam Konseling Kelompok (2)

Teknik-teknik Dalam Konseling Kelompok (2)

oleh: maklum    
ª
 
  • 7. Konseling Kelompok

    · Adalah salah satu bentuk konseling dengan memanfaatkan kelompok untuk membantu, memberi feedback, dan pengalaman belajar

    · Merupakan kelompok terapetik yang dilaksanakan untuk membantu klien mengatasi masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. (Latipun, 2001)

    Konseling Kelompok menurut Gazda (1989)

    · Hubungan antara (beberapa) konselor dengan beberapa klien

    · Konseling kelompok berfokus pd pemikiran & tingkah laku yang disadari

    · Dalam konseling kelompok tdpt faktor2 yang mrpkn aspek terapi bg klien

    · Konseling kelompok bermaksud memberikan dorongan & pemahaman kepada klien, untuk memecahkan masalah klien

    Keuntungan

    · Efisien

    · Meningkatkan kemampuan interpersonal dalam menyelesaikan masalah antar pribadi

    · Klien mdpt kesempatan untuk mdptkan tingkah laku baru

    · Klien mdpt penyelesaian maslh dari berbagai perspekti anggota kelompok

    · Klien saling mendukung satu sama lain

    · Belajar keterampilan komunikasi antar pribadi

    · Memberi dan menerima bantuan

    Kekurangan

    · Klien perlu berpengalaman konseling induvidual sbm konseling kelompok. Klien tidak akan/kesulitan untuk langsung masuk kelompok tanpa diawali tahapan2 sbmnya.

    · Konselor menghadapi masalah yang lbh kompleks

    · Kelompok dpt berhenti krn masalah “proses kelompok”. Waktu tidak cukup/butuh waktu yang lama, dan ini bisa menghambat perhatian klien

    · Keterbatasan pengetahuan klien

    · Klien/individu yang sulit percaya pd individu lain akan menghambat pencapaian tujuan optimal.

    Menurut GeorgeCristiani (1990)
    Konseling kelompok tidak cocok pada klien

    · Dalam keadaan kritis

    · Menganggap masalahnya bersifat konfidensial dan penting untuk dilindungi

    · Memiliki ketakutan bicara yang luar biasa

    · Benar-benar tidak efektif dalam keterampilan hubungan interpersonal

    · Memiliki kesadaran yang sangat terbatas

    · Klien mengalami penyimpangan seksual

    Struktur Konseling Kelompok

    1. Jmh anggota kelompok : 4 – 12 orang
    2. Homogenitas kelompok : tidak ada ketentuan. Penentuan homogenitas anggota disesuaikan dengan keperluan dan kemampuan konselor dalam mengelola konseling kelompok (Kaplan & Sadock, 1971)
    3. Sifat kelompok : terbuka & tertutup
    4. Waktu pelaksanaan : tergantung komplesitas masalah.
  • Jangka pendek : 8 – 20 x pertemuan

    1-3x dalam seminggu. @ 60-90 menit

    Menurut yalom (1975) durasi konseling yang terlalu lama diatas 2 jam tidak efektif :

    a.Anggota lelah

    b.Pembicaraan diulang-ulang


    Batasan konseling kelompok

    · Layanan konseling individu yang dilaksanakan dalam suasana kelompok

    · Konselor (bisa ≥ 1)

    · Klien (minimal 2)

    · Hubungan yang hangat, terbuka, akrab

    · Dinamika interaksi sosial dpt berkembang intensif dalam suasana kelompok.

    · Peran konselor sebagai “moderator”

    · Klien mdpt dimensi penyelesaian masalah yang lebih luas. (dari kons & anggota kelompok)

    · Meningkatkan keterampilan komunikasi & sosial, pengendalian diri, tenggang rasa


    Layanan Konseling Kelompok

    · Pelayanan konseling dan bimbinganingan kelompok sama-sama menggunakan format kelompok. Bimbinganingan kelompok adalah salah satu kegiatan layanan yang paling banyak dipakai karena lebih efektif. Banyak orang yang mendapatkan layanan sekaligus dalam satu waktu. Layanan ini juga sesuai dengan teori belajar karena mengandung aspek social yaitu belajar bersama.

    · Peserta layanan akan berbagi ide dan saling mempengaruhi untuk berkembang menjadi manusia seutuhnya. 150 orang menjadi 12 kelompok layanan yang hendaknya dilaksanakan oleh konselor sekolah.


    Keefektifan layanan konseling kelompok adalah suasana kelompok yang:

    1. Interaksi yang dinamis

    2. Keterikatan emosional

    3. Penerimaan

    4. Mengutamakan kepedulian terhadap orang lain

    5. Intelektual (rasional, cerdas dan kreatif).

    6. Menambah ilmu & wawasan individu serta dpt menumbuhkan ide-ide cmerlang.

    7. Katarsis (mengemukakan uneg-unegnya, idenya dan gagasannya). Menyatakanemosinya yang lebih mengarah pada pengungkapan permasalah yang dipendam.

    8. Empati (suasana yang saling memahami tentang apa yang dipikirkan dandirasakan sehingga dapat menyesuaikan sikapnya dengan tepat).


    (sedikit ringkasan)

    · Suasana kondisi kelompok diciptakan melalui pentahapan dan kemampuan pemimpin kelompok.

    · Perbedaan antara Bimbinganingan dan Konseling Kelompok umumnya adalah ada pada masalah yang dibahas. Masalah Bimbinganingan kelompok biasanya membahas masalah-masalah umum bagi peserta layanan.

    · Jika suasana kelompok belum tercipta maka sulit bagi peserta layanan untuk mengungkapkan masalah pribadinya sehingga konseling kelompok agak sulit pelaksanaannya dibanding Bimbinganingan kelompok.

    · Pelaksanaan layanan dapat dilaksanakan dimana saja asal tidak mengganggu proses layanan dimana dinamika kelompok berlangsung maksimal dalam mencapai tujuan

    Diterbitkan di: 18 Juli, 2011   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    infomkonsen artinya Lihat semua
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .