Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Konseling>Faktor-Faktor yang Mempengaruhi terhadap Bimbingan Konseling

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi terhadap Bimbingan Konseling

oleh: santaitapipasti     Pengarang : fitriameli
ª
 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi terhadap Bimbingan
Konseling tentang Karier
Ada dua faktor :
a. Faktor-faktor yang bersumber dari individu
1) Kemampuan intelegensi
Anita E Woolfork (1995) mengemukakan bahwa menurut teori-teori lama
intelegensi. Meliputi 3 pengertian yaitu ). Kemampuan untuk belajar, 2).
Keseluruhan pengetahuan yang diperoleh, dan 3). Kemampuan untuk
beradaptasi dengan lingkungan. Selanjutnya Woolfolk mengemukakan
intelegensi itu merupakan salah satu atau beberapa kemampuan untuk
memperoleh dan menggunakan pengetahuan dalam memecahkan masalah
dan beradaptasi dengan lingkungan.
2) Bakat
Bakat merupakan suatu kondiri, suatu kualitas yang dimiliki individu
yang memungkinkan individu itu untuk berkembang pada masa
mendatang.
3) Minat
Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal
atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh.
4) Sikap
Sikap menentukan bagaimana individu bereaksi terhadap situasi serta
menentukan apa yang dicari dalam kehidupan.
5) Kepribadian
Kepribadian diartikan sebagai suatu organisasi yang dinamis didalam
individu dari sistem-sistem psikofisik yang menentukan penyesuaianpenyesuaian
yang unik terhadap lingkungannya.
6) Nilai
Merupakan hal-hal yang penting atau berguna bagi manusia.
7) Hobi / Kegemaran
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan individu-individu karena kegiatankegiatan
tersebut merupakan kegemaran atau kesukaannya.
8) Prestasi
Penguasaan terhadap materi pelajaran dalam pendidikan yang sedang
ditekuninya oleh individu berpengaruh terhadap arah pilihan jabatan di
kemudian hari, instrument pengukuran prestasi belajar siswa biasanya
tes buatan guru.
9) Keterampilan
Keterampilan yang dapat pula diartikan cakap atau cekatan dalam
mengerjakan sesuatu.
10) Penggunaan waktu senggang
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh siswa di luar jam pelajaran
sekolah digunakan untuk menunjang hobinya atau untuk rekreasi.
11)Aspirasi dan pengetahuan sekolah atau pendidikan sambungan
Aspirasi dengan pendidikan sambungan yang diinginkan yang berkaitan
dengan perwujudan dari cita-citanya.
12) Pengalaman kerja
Pengalaman kerja yang pernah dialami siswa pada waktu duduk di
sekolah atau di luar sekolah.
13) Pengetahuan tentang dunia kerja
Pengetahuan yang sementara ini dimilkiki anak, tentang dunia kerja,
persyaratan, kualifikasi, jabatan structural, gaji yang diterima, hak dan
kewajiban, tempat pekerjaan itu berada dan lain-lain.
14) Kemampuan dan keterbatasan fisik dan penampilan lahiriah
Kemampuan fisik misalnya tentang badan yang kekar, tinggi, dan
tampan, badan kurus, pendek dan lain-lain.
15) Masalah dan keterbatasan pribadi
Masalah atau problem dari aspek diri sendiri ialah selalu ada
kecenderungan yang bertentangan apabila menghadapi masalah tertentu
sehingga mereka merasa tidak senang, benci, takut dan bingung apa
yang harus dikerjakan.
b. Faktor-faktor sosial yang berpengaruh terhadap pola arah jabatan
Disini ada dua faktor yaitu faktor kelompok primer dan sekunder.
1) Kelompok primer
Kelompok yang erat hubungannya dengan individu yang berpengaruh
terhadap arah pilih jabatan diantaranya :
a) Jenis pekerjaan dan penghasilan orang tua
b) Pendidikan tertinggi orang tua
c) Tempat tinggal orang tua
d) Status sosial ekonimi orang tua
e) Agama dan kepercayaan orang tua
f) Keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal orang tua
g) Harapan orang tua terhadap pendidikan anak.
i) Pekerjaan yang didambakan dan dicita-citakan orang tua terhadap
anaknya
j) Kedudukan dan peranan anak dalam keluarga
k) Hubungan dan sikap saudaranya terhadap anak
l) Nilai-nilai serta norma yang dimiliki dan dianut orang tua
2) Kelompok sekunder
Kelompok sekunder didasarkan atas kepentingan-kepentingan tertentu
yang mewarnai aktivitas gerak-gerik kelompok-kelompok yang
berpengaruh terhadap arah pilih jabatan anak diantaranya :
a) Keadaan teman-teman sebayanya
b) Sifat dan sikap teman-teman sebayanya
c) Tujuan dan nilai-nilai kelompok teman sebaya
Diterbitkan di: 01 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.