Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Konseling>Status Anak di Luar Nikah

Status Anak di Luar Nikah

oleh: hepcore     Pengarang: Drs.Bambang Sudarsono; SH
ª
 

Bagaimanakah Status Anak di Luar Nikah?Bila seorang anak yang lahir tetapi tanpa bapak atau yang orang katakan sebagai anak haram status hukumnya bagaimana?Bila suatu saat bapaknya mengakui anaknya, lalu menikah dengan ibu dari anak tersebut, status hukum anaknya bagaimana?

Jawaban :

Istilah "anak haram" pada prinsipnya penulis tidak sependapat dengan istilah tersebut, karena di samping istilah itu tidak dikenal dalam hukum positif, juga terdengar kurang nyaman bagi yang bersangkutan. Bukankah, kelahiran anak di dunia ini tidak pernah di kehendaki oleh anak itu sendiri?Kelahirannya semara-mata merupakan kehendak sadar kedua orang tuanya. Dengan demikian tidak ada alasan untuk menyahkan anak tersebut dengan menyebutnya sebagai anak haram. Semestinya orangtuanya yang bersalah. Terhadap anak tersebut lebih tepatnya dikatakan sebagai anak yang lahir di luar perkawinan.

Pasal 43 ayat (1) UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan telah mengatur bahwa anak yang dilahirkan diluar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya da keluarga ibunya. Ketentuan ini dipertegas pula dengan Pasal 100 Kompilasi Hukum Islam di Indonesia bahwa anak yang lahir di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan nasab dengan ibunya dan keluarga ibunya. Sebagai konsekuensinya akta kelahiran anak tersebut hanya mencantumkan anak dari ibu kandungnya. Juga tentang hak waris, ia hanya bisa menjadi ahli waris dari ibu dan keluarga ibu. Sekalipun akta kelahirnya terkesan kurang lengkap, namun sesungguhnya memiliki kekuatan hukum yang sama dengan akta kelahiran dari anak yang dilahirkan dalam perkawinan yang sah. Dalam praktiknya akta tersebut bisa dipergunakan untuk berbagai kepentingan, misal untuk melanjutkan studi, melamar pekerjaan, dan sebagainya. Bila suatu ketika ayah biologis mengakui bahwa itu anaknya, lalu menikahi ibu anak tersebut, maka akan memiliki status keperdataan yang lengkap, sehingga akta anak tersebut bisa ditingkatkan menjadi anak ayah dan ibu. Sejalan dengan ini Pasal 272 KUHP Perdata memberikan rumusan, bilamana seorang anak dibenihkan di luar perkawinan, menjadi anak sah apabilasebelum perkawinan orang tuanya telah mengakui anak luar nikah itu sebagai anaknya. Pengakuan ini membawa serta akibat yuridis, di antaranya tentang tentang kewajiban dalam pemberian nafkah, perwalian, hak memakai nama, menjadi ahli waris dari ayah dan ibu serta keluarga ayah dan ibu dan sebagainya.

Diterbitkan di: 30 April, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Saya ingin bertanya soal permasalahan status anak di luar nikah ini. Bagaimana status anak yang lahir diluar nikah ini, apabila faktor kedua orang tuanya tersebut berbeda agama? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah si perempuan boleh minta hak minta di nafkahin untuk si anak Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sy memiliki anak diluar nikah,,,berharap anak sy bisa memiliki akte kelahiran agar anak sy memiliki hak untuk menjalankan masa depanya sama dengan anak2 lainya,,,bisa kah ??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana kekuatan hukumnya anak pungut yang tidak diadopsi secara sah di pengadilan. bagaiman dengan hak waris anak tersebut. ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    anak tersebut tidak memiliki kekuatan hukum sebagai anak adopsi, dibawah tanggung jawab negara dan tidak memiliki hak waris dari orang tua adopsinya.namun sesuai keputusan melalui proses pengadilan dapat digunakan keterangan tertulis dari orang tua adopsi dan kesepakatan pihak keluarga besar. 08 Oktober 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    anak saya lahir pada th 2005, sedankan kan kami menikah resmi pada th 2011. apakah anak saya masih dianggap anak diluar nikah? bagaimana cara buat akte kelahirannya?? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    mohon ma'af sebelumnya, saya asumsikan saja saudara menikah (akad) pada thn 2011, sedangkan anak saudara lahir pd thn 2005. tentu anak saudara tsb adalah anak diluar nikah. untuk pembuatan akte kelahirannya tentu tetap melalui kantor pengadilan terlebih dahulu disertakan beberapa surat keterangan dari dokter/rumah sakit yg menangani kelahirannya saat itu. 08 Oktober 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagai mana dengan anak yang sama sekali tidak mengetahui ayah dan ibunya, kemudian dijadikan anak angkat. kemudian pada saat menikah siapa yang jadi walinya ?? misalnya haariati binti... ?? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Jika permasalahannya seperti ini, dapat menggunakan wali hakim (saat menikah). Wali hakim nikah akan ditentukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) nantinya. untuk perkara "binti" sementara waktu tidak digunakan hingga jika suatu saat (anaknya sendiri/keluarga) mendapatkan kepastian siapa orang tua bilogisnya. 08 Oktober 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa benar untuk pengesahan pencantum nama ayah dan ibu di akte, harus dilampirkan surat keputusan pengadilan? apa proses pengadilannya akan berbelit-belit jika sang ayah biologis mengakui anak itu? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Benar..Biasanya hal ini diperkuat melalui bukti hasil test DNA, atau disesuaikan dengan keputusan undang-undang mengenai adobsi anak. 08 Oktober 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apakah Bapak biologis (dibuktikan dengan uji DNA)yang menelantarkan anak di luar perkawinan dapat dipidana berdasarkan undang undang perlindungan anak? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tidak dapat dipidanakan karena tidak ada bukti yang bisa memastikan apakah anak tersbut anak diluar nikah dan anak tersbut di telantarkan hasil tes DNA dilaksanakan pada saat pembuktian keduanya yaitu seorang ibu dengan seorang yang menyatakan ayah dari anak itu, mengingat persitiwa itu cukup panjang atas pegakuan pengakuan atas anak, Undang undang perlindungan anak mengatur tentang aturan yang menipah anak anak dibawah umur. tidak mengatur anak dalam kandungan sampai anak itu lahir.maka tidak 06 Juli 2011
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana perlindungan hukum terhadap anak diluar perkawinan jika ia ditelantarkan oleh bapak Biologisnya (dibuktikan dengan uji DNA) menurut Undang undang Perlindungan Anak? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.