MENGAPA HARUS BERINTERAKSI DENGAN MASYARAKAT
Summary ratings: 3 stars
(xx voters)
Kunjungan:
49
kata:
600
Diterbitkan di: Januari 16, 2008
MENGAPA HARUS BERINTERAKSI DENGAN MASYARAKAT
Banyak hal yang mendorong kita untuk berinteraksi, yang
paling utama diantaranya sebagai berikut :
1. Panggilan nurani (Fitrah)
Allah berfirman : “Hai manusia sesungguhnya kami menciptakan
kamu daari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu
berbangsa bangsa dan besuku suku supaya
kamu saling kenal mengenal, sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu disisi
Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu, sesunguhnya Allah maha
mengetahui lagi maha mengenal”. (QS. Al Huhujuraat : 13).
2. Seruan islam
Allah berfirman : “maka apakah kiranya jika kamu berkuasa
kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?
Mereka itulah orang-orang yang dilaknati allah dn ditulikanNYA telinga mereka
dan dibutakanNYA penglihatan mereka”. (QS. Muhammad : 22-23).
Rasul bersabda : “ Orang mukmin yang berbaur dengan orang
lain dan bersabar atas gangguan mereka adalah lebih baik daripada orang mukmin
yang tidak beerbaur dengan orang lain dan tidak bersabar atas gangguan mereka”
(HR. At Tirmidzi).
Rasul bersabda : “Shalat seseorang dengan orang lain itu
lebih baik daripada shalat sendirian, dan shalatnya bersama dua orang lebih
baik daripada bersama satu orang dan semakin banyak itu lebih disukai Allah
Azza wajalla:. (HR.Ahmad)
Rasul bersabda : “Tidak masuk sorga orang yang memutuskan
hubungan silaturahmi”. (Muttafaq alaih)
Rasul bersabda : “Tidaklah tiga orang berada di suatu desa
atau tempat terpenciltidak didirikan shalat diantara mereka melainkan syetan
telah menguasai mereka, maka hendaknya kamu bersama jamaah karena serigala itu
memangsa domba yang jauh dari kumpulannya”. (HR.Abu Daud, Annasai, ahmad, Hakim
dan lainnya).
3. Tuntutan realitas
Retaknya kehidupan sosial, hubungan antar manusia menurun,
banyak orang yang tidak mengenal tetangganya sendiri, jarang saling mengunjungi
kecuali hari raya atau acara tertentu, maka kita harus memperbaiki keadaan yang
rusak ini.
4. Buah karya pemikiran
Berhubungan, berdialog, berdiskusi dengan orang lain, itu
semua merupakan sarana praktis untuk saling berbagi pengetahuan bahkan dapat
memunculkan karya pemikiran, pola pikir serta sarana menyebarkan
prinsip-prinsip dan budi pekerti yang luhur.
5. Saling berbagi manfaat dan maslahat
Siapapun orangnya tidak dapat hidup sendiri tanpa orang
lain, setiap diri pasti membutuhkan orang lain.
6. Kebutuhan setiap penyeru kebaikan
Menjalin serta mempererat hubungan/relasi itu merupakan hal
yang sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang peduli akan perbaikan dan
perubahan, sebab pembinaan serta nasihat itu umumnya disampaikan lewat
interaksi langsung dengan orang bersangkutan.
7. Ilmu dan spesifikasi
Keahlian membangun dan mempererat relasi itu telah menjadi
ilmu tersendiri dan bidang spesifik yang dipelajari di berbagai perguruan
tinggi. Hubungan sosial dapat dipelajari, ditekuni, dihayati kemudian
dipraktekan.