Dalam kegiatan menulis, tulisan terangkai kata demi kata dan kalimat demi kalimat serta paragraf demi paragraf. Kata yang dipakai dalam kegiatan menulis harus sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Kalimat-kalimat yang digunakan harus memenuhi aturan S-P-O (Subyek-Predikat-Obyek) atau S-P-O-K (Subyek-Predikat-Obyek-Keterangan). Sedang kaidah-kaidah penulisan paragraf akan dijelaskan dibawah.
Pengertian ParagrafParagraf adalah sekumpulan kalimat yang tersusun secara sistematis yang di dalamnya terdapat satu buah pikiran yang didukung oleh kalimat lainnya.
Paragraf membantu pembaca untuk memahami dan mengerti serta untuk memberi kesempatan kepada pembaca agar dapat berhenti sementara dalam kegiatan membaca tulisan/ karangan.
Paragraf dibedakan atas :
1. Paragraf berdasarkan letak kalimat utama-) Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dengan kalimat utama serta diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas. Paragraf deduktif ini mempunyai sifat menjelaskan dari umum ke khusus.
Contoh :
Budi pergi ke pasar. Budi membawa tas hitam. Budi mengendara motor ke pasar. Budi membeli sayur dan buah bauhan untuk keperluan sehari-hari di pasar.
-) Paragraf Induktif
Paragraf Induktif adalah paragraf yang dimulai dengan kalimat-kalimat penjelas kemudian ditutup dengan kalimat utama. Paragraf Induktif mempunyai sifat menjelaskan dari khusus ke umum.
Contoh :
Budi membeli sayur mayur di pasar. Budi juga membeli ikan di pasar. Itulah yang dibeli Budi saat berbelanja di Pasar.
-) Paragraf Campuran
Paragraf campuran adalah paragraf yang dimulai dengan kalimat utama dan diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas serta ditutup dengan kalimat utama lagi. Paragraf ini mempunyai sifat menjelaskan dari umum ke khusus lalu ke umum lagi.
Contoh :
Budi pergi ke pasar. Budi membeli sayur mayur di pasar. Budi juga membeli ikan di pasar. Itulah yang dibeli Budi saat berbelanja di Pasar.
-) Paragraf Naratif/ Deskriptif (Paragraf tanpa kalimat utama)
Paragraf narasi/ deskripsi adalah paragraf yang tidak memiliki kalimat utama. Pikiran utama tersebar pada paragraf.
Contoh :
Pada tahun 2012 harga terigu naik. Harga mentega naik. Harga gula juga naik.
-) Paragraf Hubungan Sebab Akibat
Paragraf hubungan sebab akibat adalah paragraf yang tersusun dari kalimat-kalimat yang memiliki hubungan sebab akibat.
Contoh :
Hari ini angin bertiup kencang. Matahari tidak menampakan diri. Awan mendung menyelimuti langit. Karena itu, pasti hari ini akan hujan.
2. Paragraf berdasarkan jenisnya-) Narasi adalah paragraf yang secara detail menceritakan suatu peristiwa atau kejadian tertentu.
-) Deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu obyek secara detail.
-) Argumentasi adalah paragraf yang berisi pendapat yang disertai kalimat-kalimat yang mejelaskan dan memperkuat pendapat tersebut.
-) Persuasi adalah paragraf yang berisi ajakan atau bujukan kepada pembacanya.
-) Eksposisi adalah paragraf yang menjelaskan suatu teori atau kita atau pedoman singkat secara detail.