Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Studi Komunikasi/Media>Pengertian Analisis Isi dan Jenisnya

Pengertian Analisis Isi dan Jenisnya

oleh: eagle2013    
ª
 

Apakah yang dimaksud dengan analisis isi? atau apakah pengertian analisis isi? dan apa pula jenis analisis isi?
Menurut pendapat Holsti,( 2005 : 13) pengertian aalisa isi adalah usaha menemukan karakteristik pesan, dan dilakukan secara obyektif dan sistematis. Analisa isi adalah suatu teknik penelitian untuk membuat inferensi-inferensi yang dapat ditiru dan sahih data dengan memperhatikan konteksnya” (Kirpendoff, 1991 : 15). Analisa isi merupakan suatu metode untuk mempelajari dan menganalisis komunikasi secara sistematik, obyekif, dan kuantitatif terhadap pesan yang nampak (Bungin, 2001). ”Dalam sebuah analisis isi, seorang peneliti dapat menghitung frekuensi munculnya suatu konsep tertentu, penyusunan kalimat menurut pola yang sama, kelemahan pola- pola berpikir yang sama, cara menyajikan bahan ilustrasi dan lain-lain”(Abdurrahman, 2005 : .14).

Perkembangan Analisa isi sendiri mengalami kemajuan diantaranya adalah dengan adanya Media Content Analysis (MCA). Menurut Macnamara, MCA dilakukan untuk mempelajari kekerasan, rasisme, serta perempuan pada sebuah program televisi seperti film. Neuendorf mengartikan MCA sebagai analisa dengan kuantitatif bukan kualitatif. Neuman mengatakan bahwa pada analisia isi, peneliti harus obyektif dan sistematik dalam menyusun dan prosedur perekaman untuk menghasilkan deskripsi dari kuantitatif dari simbol dalam teks. Analisa isi kuantitatif disini dapat dilakukan pengumpulan data tentang isi media seperti topik, seberapa sering diungkapkan, sirkulasi dari media serta frekuensi. Jenis Analisa isi diungkapkan (Kirpendoff, 1991) sebagai berikut :

1. Analisis isi pragmatis

Prosedur pengelompokkan tanda menurut sebab atau akibatnya yang mungkin.

2. Analisis isi semantik

Prosedur pengelompokan tanda menurut maknanya. Analisis ini dibagi

menjadi 3 yaitu :

a. Analisis Penunjukan

Menggambarkan frekuensi seberapa sering obyek tertentu ditampilkan.

Analisis ini secara kasar dapat disebut analisis pokok bahasan.

b. Analisis Pensifatan

Menggambarkan frekuensi seberapa sering karakterisasi misal pemarah

ditampilkan. Misalnya referensi terhadap kekekrasan.

c. Analisis Pernyataan

Menggambarkan frekuensi seberapa sering obyek tertentu

dikarakterisasikan secara khusus. Analisis ini secara kasar disebut analisis

sematik.

3. Analisis sarana tanda (sign-vehicle)

Prosedur yang menggolongkan isi menurut sifat psiko-fisik dari tanda.Misalnya, perhitungan berapa kali kata ”Negara Jerman” muncul dalam sebuah pidato keagamaan.


Diterbitkan di: 11 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.