Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Suara

oleh: Adenbagoes     Pengarang : kemput
ª
 
Suara adalah gelombang mekanis yang merupakan osilasi tekanan ditularkan melalui, gas padat cair, atau, terdiri dari frekuensi dalam kisaran pendengaran dan dari tingkat cukup kuat untuk didengarkan, atau sensasi dirangsang pada organ pendengaran oleh getaran seperti
Propagasi suara

Suara adalah urutan gelombang tekanan yang merambat melalui media kompresibel seperti udara atau air. (Suara dapat merambat melalui benda padat juga, tetapi ada tambahan mode propagasi). Selama propagasi, gelombang dapat dipantulkan, dibiaskan, atau dilemahkan oleh media. [2]

Perilaku propagasi suara umumnya dipengaruhi oleh tiga hal:

* Hubungan antara kepadatan dan tekanan. Hubungan ini, dipengaruhi oleh suhu, menentukan kecepatan suara dalam medium.
* Propagasi ini juga dipengaruhi oleh gerakan dari media itu sendiri. Misalnya, suara bergerak melalui angin. Independen dari gerakan suara melalui media, jika media bergerak, suara lebih lanjut diangkut.
* Viskositas media juga mempengaruhi gerakan gelombang suara. Ini menentukan tingkat di mana suara dilemahkan. Untuk media, seperti udara atau air, redaman karena viskositas diabaikan.

Bila suara bergerak melalui media yang tidak memiliki sifat fisik yang konstan, mungkin dibiaskan (baik didispersikan atau terfokus
Persepsi suara
Persepsi suara dalam organisme terbatas pada kisaran tertentu frekuensi. Bagi manusia, pendengaran biasanya terbatas pada frekuensi antara 20 Hz dan sekitar 20.000 Hz (20 kHz) [3], meskipun batas-batas ini tidak pasti. Batas atas umumnya menurun dengan usia. Spesies lain memiliki jangkauan yang berbeda dari pendengaran. Sebagai contoh, anjing bisa merasakan getaran yang lebih tinggi dari 20 kHz, tetapi tuli terhadap apa pun di bawah 40 Hz. Sebagai sinyal yang dirasakan oleh salah satu indera utama, suara digunakan oleh banyak spesies untuk mendeteksi bahaya, navigasi, predasi, dan komunikasi. Atmosfer bumi, air, dan hampir semua fenomena fisik, seperti kebakaran, hujan, angin, surfing, atau gempa bumi, menghasilkan (dan ditandai oleh) suara yang unik. Banyak spesies, seperti katak, burung, mamalia laut dan darat, juga telah mengembangkan organ-organ khusus untuk menghasilkan suara. Pada beberapa spesies, ini menghasilkan lagu dan pidato. Selanjutnya, manusia telah mengembangkan budaya dan teknologi (seperti musik, telepon dan radio) yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan, merekam, mengirim, dan suara siaran. Penelitian ilmiah tentang persepsi suara manusia dikenal sebagai psychoacoustics.
Diterbitkan di: 26 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Sumber referensi boleh minta dikirim atau share? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bahasa sundanya Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.