Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Bahasa Jepang bag.II

oleh: saripoelman     Pengarang : sari poelman
ª
 
Beberapa contoh problematika bahasa Jepang dalam kehidupan keseharian :

Kantor pemerintahan di kota besar umumnya menyediakan informasi TERTULIS bagi warga asing dalam 6 bahasa, yang mayoritas digunakan oleh tenaga kerja asing di Jepang, al : bahasa Spanyol, Portugis, Tagalog (untuk warga Philipina), Korea, Cina dan bahasa Inggris.


Pengertian tertulis disini betul-betul tertulis, karena jika muncul pertanyaan atas informasi yang disediakan, petugas jaga belum tentu bisa menjawabnya, satu-satunya jawaban yang paling mudah adalah dengan membawa kamus atau penterjemah.


Kesulitan melafalkan bahasa Inggris yang banyak berakhiran huruf konsonan, membuat warga Jepang kreatif dalam membuat kata baru jika tidak ada padanannya. Umumnya mereka akan merubah suku kata bahasa menjadi beberapa bagian yang mudah diucapkan, misal :


Indonesia - Indonesiha
Inggris - Igirisu
Coca cola - Cora cora
Portugal - Porutogaru
Mc Donal - Mako Donalo
Taxi - Takushi
Beer - Biru Suku kata yang diakhiri konsonan biasanya diberi tambahan huruf hidup

Warga Jepang yg mahir berbahasa Inggris biasanya hanya terdapat di kota-kota besar, di kota kecil sangat minim warga Jepang yang dapat berbahasa Inggris. Oleh karenanya sulit bagi warga dunia selain Jepang untuk sekedar beramah tamah.

Untuk mendapat jawaban atas pertanyaan “ what`s your name “ atau “where`s the immigration office”, mungkin hanya akan dijawab dengan sebuah senyuman.

Hampir 90% informasi yang tersedia seperti papan petunjuk jalan, peta, route bis dan kereta, resep obat, tercetak dalam huruf Jepang (hiragana/ katana juga kanji), hanya ditempat tertentu terdapat terjemahan ke dalam bahasa Inggris.

Pastikan membawa alamat yang ditulis dalam huruf Jepang apabila bertanya kepada warga Jepang, karena umumnya mereka kesulitan membaca dalam huruf romanji (a,b,c)

Pengucapan vokal yang panjang dan pendek membawa arti tertentu dalam sebuat kata, misal :

Yuki (salju), Yuuki (keberanian)
Tori (burung), Torii (gerbang kuil Shinto)

Sebuah huruf kanji dapat memiliki arti lebih dari 1, begitu juga sebuah kata bisa dituliskan dalam beberapa alternative huruf, misal :

〱 : dibaca ku, yang bisa berarti sembilan, jalan atau sakit
ぶ : dibaca buta, yang berarti babi
豚 : dibaca buta, yang berarti babi
ポルコ : dibaca buta, yang berarti babi

Bicara di telepon dengan warga Jepang? kemungkinan akan sulit untuk menangkap maksudnya, karena semua kalimat terdengar seperti kalimat tanya. Karena memang intonasi yang umumnya dipergunakan di Jepang, semua menurun di bagian akhir kalimat, entah itu untuk bertanya ataupun untuk memberi tahu....jadi memang harus dimaklumi.

Akan sangat berarti sekali jika mendapatkan operator telepon yang dapat berbahasa Inggris.

Dalam bahasa Jepang pengucapan vocal i dan u sering kali dilemahkan (hampir tak terdengar), misal :

Shika terdengar seperti Ska
Desu terdengar seperti Des
Untuk urusan sopan santun, mungkin Jepang akan jadi juaranya, disetiap pembicaraan, pemberitahuan dan teguran semua sangat santun. Setiap kalimat yang diucapkan sering kali diakhiri dengan penambahan kata gozaimasu, yang maksudnya adalah selamat.

Berikut ungkapan-ungkapan yang sering dipergunakan :
* O hayo gozaimasu : selamat pagi
* Konnichiwa : hallo / selamat siang
* Konbawa / Oyasuminasai : selamat malam
* Sayonara : selamat tinggal
* Ogenki de : selamat jalan
* Dewa, mata (ja, mata) : sampai ketemu lag
* Itte rasshai / kimasu : sampai nanti
* Tadaima : saya pulang / saya datang
* Okaerinasai : selamat datang
* Omedeto gozaimasu : selamat
* Tanjobi : selamat ulang tahun
* Shinen : selamat Tahun Baru
* Akhimashite kekkon : selamat menikah
* Ganbatte kudasai : selamat bekerja
* Domo arigato gozaimasu : terima kasih banyak
* Do itashimashite : sama-sama
* Sumimasen : hati-hati
* Itadakimasu : terima kasih
* Gochisosama deshita : terima kasih (enak sekali makanannya)
* Osewa ni narimashita : terima kasih atas kebaikannya
* O-genki desu ka : apa kabar
* Daijobu desu : ok
Narasi tadi mungkin dapat memberi gambaran mengenai problematika berbahasa Jepang, dengan berjalannya waktu dan seringnya berkomunikasi di tempat kerja atau sekolah, lambat laun akan terbiasa. “ ala bisa karena biasa ”.
Diterbitkan di: 30 Maret, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa bahasa jepangnya om sombong? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa bahasa jepangnya aku sayna ibu dAN AYAH Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    minta contoh tulisan ganbatte dlm huruf jepang dunk.. :) ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    頑張って「がんばって」 05 Juli 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    arti kata aijo Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bahasa jepangnya paman bibi dan ayah, ibu Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    aku sayang kamu Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    aku lagi gak enak badan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sombong Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    templar Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sakit perut ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    onaka ga itai desu. 05 Juli 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.