Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Asal-Usul Suku Jawa

oleh: HarisonHaris     Pengarang : Wikipedia
ª
 
Asal-usul suku Jawa banyak versinya. Versi yang paling populer adalah bahwa leluhur orang Jawa adalah Ajiasaka, Pandita dari India yang datang ke Jawa. Kisah Ajisaka dan murid-muridnya kemudian ddigunakan sebagai patokan aksara Jawa (ha na ca ra ka ...).

Versi lain mengatakan nenek moyang orang Jawa datang dari sekitar lereng Gunung Merapi. Karena di lereng dan kaki gunung Merapi berdiri kerajaan Mataram kuno, yang mana mereka mendirikan Candi Borobudur. Kerajaan Maratam Kuno kemudian pindah ke Jawa Timur karena bencana dahsyat letusan Gunung Merapi yang bahkan membuat Borobudur terkubur tanah.

Jika ditarik ribuan tahun untukke belakang, di Jawa sudah ada kehidupan. Bahkan di Sangiran (Sragen), ditemukan fosil manusia purba, terutama dari jenis phitecanthropus erectus. Jauh-hari bahkan di Mojokerto (Jawa Timur) sudah hidup nenek moyang manusia Jawa yang diberi julukan Homo Mojokertensis. Mereka hidup 200 ribu tahun yang lalu.

Masyarakat Jawa sekarang mendiami wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Jika diperluas, mereka yang tinggal di Cirebon dan Indramayu juga diklasifikasikan sebagai orang Jawa karena bahasa yang mereka gunakan lebih dekat ke bahasa Jawa daripada bahasa Sunda. banyak orang Jawa menetap di selatan Sumatera (Lampung dan sekitarnya), sebagian besar Banten (Keturunan pasukan Mataram) Jakarta dan Sumatera Utara. Hal ini terjadi karena berbagai alasan, antara lain: kolonial Belanda membawa orang Jawa ke tempat-tempat itu untuk menjadi buruh perkebunan. Selain itu, etnis Jawa juga menyebar ke Suriname.

Bahasa Jawa (ngoko dan Kromo) umum digunakan dalam bahasa sehari-hari instruksi. Tentu ada beberapa dialek. Ada dialek Yogya-Solo, semarangan, Banyumasan, Tegal dan Jawa Timur.

Soal kehidupan beragama, setelah kedatangan Wali Songo, umumnya orang Jawa adalah Muslim. Sebagian kecil masih Hindu dan Budha, selain Kristen dan Katolik. Ada juga masih memegang ajaran-ajaran kejawen.

Orang Jawa dikenal halus dan sangat tepo seliro. Juga tidak suka konflik. Di lain pihak, di mata suka Non-jawa, orang Jawa di kenal penakut dan suka main belakang. tapi, apapun dan bagaimanapun, orang Jawa adalah mayoritas di Indonesia dan sangat mendominasi sektor pemerintahan dan kebudayaan.
Diterbitkan di: 11 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya mau tanya Dattu kie sen dang yang mendirikan tan jung putri dan kerajaan Pu chang su lao 230 SM.di rembang dan medang gili (hilir) kali lusi (lao Chi),..yang di dirikan olih sen do lao,. Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.