Kerusakan
lingkungan hidup salah satu penyebabnya adalah, sistem pendidikan yang ada selama ini tidak pernah
mengajarkan
untuk bagaimana manusia bisa merasa bagian dari alam.
Pendidikan yang lebih
mengajarkan melihat alam secara antroposentrisme telah membentuk perilaku manusia yang eksploitatif terhadap sumber daya alam. Oleh karena itu diperlukan pendidikan yang lebih mengajarkan bagaimana manusia merasa bagian dari alam, atau yang biasa disebut ecopopulism.
Disamping itu, pendidikan etika lingkungan dan moral lingkungan juga sudah harus diterapkan semenjak pendidikan usia dini. Etika dan moral lingkungan yang ditanamkan semenjak dini akan mempengaruhi cara pandang terhadap lingkungan hidup manusia ketika mereka dewasa.
Dengan etika dan moral lingkungan yang telah ditanamkan semenjak kecil, diharapkan bisa berspektif penyelamatan lingkungan dalam segala hal yang dikerjakan ketika manusia sudah dewasa.