Perusahaan yang menjadi tempat penelitian
adalah perusahaan yang
bergerak dibidang retail (dagang eceran) yaitu Coco Supermarket dan Departement
Store. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah Untuk
mengetahui pengaruh pelaksanaan kebijakan
potongan harga terhadap peningkatan
volume pendapatan dan untuk mengetahui upaya manajemen Coco Departement Store
dalam meningkatkan nilai
penjualan barang-barang fashion.
Pengertian
pemasaran menurut Philip Kotler adalah Suatu proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan
dan inginkan
dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan
produk yang bernilai dengan pihak lain.
Metode
yang digunakan adalah
analisa kualitati dan kuantitatif dengan teknik analisa
liniear sederhana. Dalam hal ini variabel yang diukur dengan analisa adalah
potongan harga dan volume penjualan.
Teknik
analisa yang digunakan adalah analisa regresi dan korelasi. Dalam hal ini variabel
diukur dan dianalisa adalah pelaksanaan
potongan harga dengan volume penjualan. Pengaruh dari potongan harga secara
jelas dinyatakan melalui fungsi volume penjualan, Sebagai berikut: Y = 11.734 + 1,163,06x dapat
diartikan bahwa apabila potongan harga bertambah dalam 1 kali dalam setiap
periode maka volume penjualan akan naik sebesar Rp. 1.163.000.
Berdasarkan hasil perhitungan
uji t, didapat hasil t = 3,88 bila dibandingkan dengan t tabel atau
t (0,05,5-1) t hitung > t tabel atau 3,88 > 2,13
hingga H0 ditolak dan Hi diterima dengan kata lain
hipotesa yang diusulkan dapat diterima sebagai jawaban dari permasalahan yang
ada. Ini dibuktikan hasil uji t dimana t
hitung > t tabel.
Ringkasan lain tentang Pengaruh Potongan Harga Barang (Fashion) Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Coco Departement