Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Tektonisme

oleh: MulaiLagi     Pengarang : Wulan
ª
 

Tektonisme merupakan suatu proses terbentuknya ragam kulit bumi, contohnya lembah, gunung, patahan, lipatan, dataran tinggi, dan pegunungan yang semua itu dikarenakan adanya tenaga tektonik. Menurut kecepatan dari gerak & luas wilayah dari tenaga tektonik yang terjadi , maka tenaga tektonik dapat dibagi menjadi dua jenis , yaitu orogenesa dan epirogenesa.


1. Gerak Orogenesa, adalah gerakan atau juga penggeseran kulit planet bumi yang berlangsung relatif cepat dan mempengaruhi daerah yang sempit. Hasil dari gerakan orogenesa terdiri dari pegunungan, gunung, patahan, dan lipatan kulit bumi.

a) Patahan adalah kejadian yang terbentuk sebagai akibat karena adanya tenaga yang bekerja di kulit bumi baik secara horizontal (kiri-kanan) maupun vertikal (atas-bawah) secara bersamaan sehingga mengakibatkan kulit bumi menjadi retak atau patah.


Contoh dari patahan adalah : Patahan Pulau Kano dan Matano di Pulau Sulawesi Dan Patahan Semangko yang berada di Sumatera


b) Lipatan adalah kejadian yang terbentuk sebagai akibat karena tenaga dari dalam bumi yang bersifat horizontal (mendatar kiri-kanan) yang terjadi di lapisan kulit bumi sehingga kulit bumi menjadi melipat & mengerut. Lipatan pada umumnya terjadi di lapisan kulit bumi yang bersifat elastis.


Contoh dari lipatan adalah Lipatan pegunungan tua atau Pegunungan Ural dan Pegunungan Allegani dan Lipatan pegunungan muda atau Sircum Mediteran dan Sircum Pasifik.


2. Gerak Epirogenesa adalah gerakan naik & turunnya lapisan lapisan kulit bumi yang berlangsung lama serta mempengaruhi daerah yang relatif luas. Epirogenesa dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu epirogenesa positif & epirogenesa negatif

a) Epirogenesa positif adalah gerakan yang diakibatkan turunnya permukaan bumi sehingga seakan-akan air laut kelihatan naik.

Contoh dari epirogenesa positif adalah Turunnya Pulau di Maluku dan Pulau Banda

b) Epirogenesa negatif adalah gerakan yang menyebabkan daratan naik sehingga seakan-akan permukaan air lautnya turun.

Contoh dari epirogenesa negatif adalah Naiknya Pulau Buton & Pulau Timor.

Diterbitkan di: 23 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang dimaksud dengan gerakan tekanan horizontal???.... Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.