Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Kemungkinan DAN KETERBATASAN PENDIDIKAN

Kemungkinan DAN KETERBATASAN PENDIDIKAN

oleh: uteast     Pengarang : ute
ª
 

KEMUNGKINAN DAN KETERBATASAN PENDIDIKAN

A. BATAS PENDIDIKAN

1. Bagaimana Pendidikan itu Dimulai?

Pendidikan dimulai dengan pemeliharaan yang merupakan persiapan kea rah pendidikan nyata, yaitu pada minggu dan bulan pertama seorang anak dilahirkan,sedangkan pendidikan yang sesungguhnya baru terjadi kemudian. Pendidikan dalam bentuk pemeliharaan adalah bersifat “dresur” belum bersifat murni. Sebab pada pendidikan murni diperlukan adanya kesadaran mental dari si terdidik.

Ciri utama pendidikan yang sesungguhnya ialah adanya kesiapan interaksi edukatif antara pendidik dan terdidik.

Dari segi psikologi usia 3-4tahun dikeal sebagai “masa pembangkan” atau “masa krisis”. Saat itulah masa keemasan seorang anak untuk menerima pendidikan, hendak menjadi patuh ato tidak. Anak mulai memiliki “kesadaran batin” atau m motivasi dalam perilakunya.

2. Bila Pendidikan Itu Berakkhir?

Menetapkan kapan pendidikan berakhir sama sulitnya dengan menetapkan kapan pendidikan itu berakhir. Karena ini mencakup banyak aspek’ missal saja anak telah mencapai kematangan dari aspek terentu tapi belum dibidang lain.

Lingkungan berpengaruh besar pada proses kematangannya. Titik akhir prooses pendidikan terjadi scara alamiah pada saat seorang manusia telah dapat berdiri sendiri, mengendalikan dirinya, menguasai diri, menjadi “tuan” atao pemimping bagi dirinya sendiri, memperbaiki diri dengan kata lain dapat mendidik diri sendiri. Tapi ada kalanya manusia dewasa ini masih belajar missal dari kursus, penataran,dsb.

B. KEMUNGKINAN KEBERHASILAN PENDIDIKAN

1. Dua Aliran Ekstreem tentang titik akhir dari pendidikan.

a. Aliran Pesimisme dalam Pendidikan.

Pendidikan anak sangat dipengarhi oleh pewarisan. Sifat-sifat nenek moyang mengalir dalam diri anak. Pembawaan dan bakat adalah warisan.

b. Aliran Optimisme dalam Pendidikan.

Titik akhir pendidikan bukan semata karena warisan bakat, dan pembawaan namun dapat terbentuk dari pemilihan lingkungan yang tepat, perbaikan kehidupan social dan pengaruh-pengaruh yang bersifat mendidik. John Locke (abad ke-17) mengatakan jiwa anak seperti kertas putih yang belum tertulis. Kertas itu dapat kita tulisi sekehendak hati.

2. Teori Konvergensi

Teori ini mengatakan Pembawaan dan lingkungan sama pentingnya, berpengaruh. Dicontohkan dari sifat tumbuh-tumbuhan kelapa yang satu ditempatkan didataran rendah yang satu didataran tinggi pegunungan yang subur. Hasilnya akan berbeda.Jika salah satu diambil dari bibit subur yang satu tak baik, hasilnyapun akan berbeda. Begitu juga manusia.

Diterbitkan di: 26 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sapa kah pengarang nya , tidak di sebutkan ? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.