Pranata Agama pada masyarakat Tradisional
Kehidupan beragama dalam masyarakat tradisional lebih kuat dan terasa bila dibandingkan dengan kehidupan beragama masyarakat modern. Bentuk-bentuk ritual keagamaan yang berhubungan dengan kehidupan tidak pernah terlupakan dan kadang-kadang pelaksanaannya disertai dengan serangkaian upacara adat yang danggap mempunyai makna tertentu. Oleh karena itu,kadang-kadang sulit dibedakan secara jelas mana yang termasuk adat istiadat dan mana yang termasuk agama. Keduanya dianggap sebagai satu kesatuan nilai yang tidak dapat dipisah-pisahkan.
Fungsi pranata agama bagi masyarakat tradisional adalah mengatur hubungan manusia dengan Yang Maha Pencipta, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya sesuai dengan norma agama yang dianut.
Sumber : Buku Sosiologi untuk SMU kelas 2 , penerbit Erlangga