Dalam kebudayaan jawa terdapat istililah yang harus selalu dipegang teguh oleh setiap orang.
Tridarma yang berarti
Tri adalah tiga dan
darma adalah pengabdian.
Tridarma inilah yang harus dipertahankan oleh setiap orang jika ingin kehidupannya makmur. Istilah tridarma ini adalah filosofi yang pernah dicanangkan oleh
Mangkunagara I untuk dipegang setiap warga negara atau pun seorang pemimpin. Adapun bunyi dari tridarma itu yaiut :
1. Rumangsa melu handarbeni artinya merasa ikut memiliki, dalam tridarma ini setiap orang memegang teguh rasa ikut memiliki atas negaranya.
2. Wajib Melu Hanggondheli artinya ikut membela / mempertahankan, setelah mempunyai rasa untuk ikut memiliki negaranya. Setiap orang diwajibkan untuk ikut membela dan mempertahankan negaranya dari segalka ancaman apapun yang dapat membahayakan negaranya. Dalam hal ini, berarti jiwa setiap orang atas negaranya adalah sama, yaitu sama-sama menjaga nama baik negaranya.
3. Mulat Sarira Hangrasa Wani artinya berani berintrospeksi / mawas diri, dalam konteks tridarma ini setiap orang yang memegang teguh poin-poin tridarma harus mahu untuk mengintrospeksi dirinya sendiri, bersedia mengakui kesalahan, kekurangan pada diri sendiri dan kelebihan yang dimiliki orang lain.
Dengan adanya Tridarma ini, diharapkan setiap orang dapat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Untuk belajar dari kesalahan diri sendiri dan kemudian berusaha untuk menjadi sesuatu yang lebih berguna bagi masyarakat. Selain itu dengan terciptanya kehidupan kenegaraan yang harmonis dan tidak memikirkan dirinya sendiri melainkan juga membela kehormatan bangsa dan orang-orang yang dicintainya.
Apabila setiap orang menanamkan nilai-nilai yang terdapat dalam Tridarma ini, maka akan tercipta suatu kestabilan dalam negara. Dalam kehidupan kenegaraan akan jauh terhindar dari ancaman-ancaman dalam negeri. Kemungkinan adanya adu domba dari negara lain juga sangat kecil, karena setiap orang merasa ikut bertanggung jawab dengan apapun yang terjadi di negaranya.
Itu sebabnya orang-orang jawa membuat mencanangkan ajaran Tridarma, karena dengan tujuan agar seluruh warga Indonesi juga ikut mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.