Menanamkan sikap kepedulian terhadap lingkungan kepada anak, harus dimulai sejak dini bahkan sebelum anak tersebut lahir.
Oleh karenanya sebagai orang tua harus bisa memberikan contoh yang baik, dengan menjaga prilaku dari orang tua itu sendiri baik yang tampak maupun yang tidak nampak.
Berikut ini adalah contoh praktis yang diberikan Encus dan Uni, aktivitas lingkungan dari XSProject untuk menanmkan kepedulian anak terhadap lingkungan.
Reduce: 1. Biasakan si kecil mengambil makanan secukupnya. Kalau kurang tambah lagi
2. Menggunkan kertas tulis secara bolak balik
3. Jika hendak belanja ke pasar swalayan, ajakl si kecil menyiapkan tas dari rumah
4. Jangan biasakan anak bergantung pada bungkus makanan disposable yang sulit terurai seperti Styrofoam
5. Jika membeli produk isi ulang, pilih yang volume besar
Reuse : 1. Ajak si kecil mencuci botol selai untuk wadah garam, gula atau kelereng
2. Ajak dia mencuci botol sirup untuk dipakai sebagai wadah air minum di kulkas
3. Waktu kenaikan kelas, ajak dia mengguntingi sisa halaman kosong di buku lamanya. Jilid, agar bisa dipakai sebagai block note atau tempat coretan
4. Ajak dia menyumbangkan baju atau mainannya yang sudah tidak terpakai. Selain mengurangi sampah, cara ini juga akan memupuk kepekaan sosialnya
Recycle : 1. Ajak mereka membuat kompos. Kumpulkan sampah organic seperti potongan sayur dan kulit buah. Timbun di dalam tanah. Biarkan sampai menghitam, sekitar 2 minggu, lalu gunakan sebagai tempat menanam
2. Ajak sikecil bermain membuat kertas daur ulang. Potong kertas kecil kecil, Rendam atau rebus agar mudah lumat. Blender jadi bubur. Tambahkan air hingga mencapai kekentalan secukupnya. Bentuk dengan cetakan yang sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Keringkan dengan panas matahari.
3. Ajak dia memanfaatkan karton bekas wadah susu sebagai bungkus kado.
4. Jika anda cukup kreatif, ajak si kecil memanfaatkan kemasan isi ulang untuk membuat tas atau tempat pensil
Jelaskan padanya untuk tidak bersikap egois, seperti : yang penting rumah kita bersih, perkara sampah mau menggunung atau menutupi sungai , itu urusan orang lain.
Sampah adalah masalah bersama. Setiap keluarga harus mempunyai kesadaran terhadap lingkungan. Mungkin terdengar klise, tetapi resep berikut tetap akan menjadi cara yang bisa diandalkan. Mulai dari hal-hal yang kecil. Mulai dari diri kita. Mulai sekarang, sejak mereka masih kanak-kanak.