Rasanya sangat bangga melihat putra kita lulus dengan 'membawa' Â nilai yang baik nan berprestasi...
Tetapi saat mendaftar
ke PTN lho kok diterima di ekstensi padahal memilih yang reguler...
Saat kuliah kok waktunya menjadi berlarut-larut ndak selesai-selesai sehingga nyaris mendapat gelar MA (Masiswa Abadi), bahkan ketika lapat-lapat mendengar seloteh bersama teman-temannya dengan entang dia menyatakan "masuk untuk menjadi mahasiswa saja kesulitan kok cepat-cepat lulus, ndak aksi tuh..."
Apa ada yang keliru dalam
pendidikan pada putra kita? Dimana kekeliruan itu ?
........
Ada semacam pertanyaan besar dan sangat besar dalam benak kita,
prestasi anak baik, belajar semangat, membaca rajin mengapa masih belum mampu mendongkrak prestasi bangsa secara keseluruhan. ?